KALAMANTHANA, Jakarta – Pemkab Barito Utara menerima penghargaan UHC Awards 2026 kategori Madya dari BPJS Kesehatan, Selasa (27/1/2026) di Jakarta. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, didampingi Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan serta Sekretaris Daerah Drs. Muhlis.
Berdasarkan data hingga 31 Desember 2025, cakupan kepesertaan Program JKN di Kabupaten Barito Utara telah mencapai 100 persen dari total 160.153 jiwa, dengan tingkat kepesertaan aktif sebesar 88,10 persen.
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti, menegaskan bahwa Program JKN merupakan instrumen strategis negara dalam memastikan perlindungan kesehatan yang adil dan merata bagi seluruh masyarakat.
“Program JKN sejalan dengan agenda Global Sustainable Development Goals (SDGs) 2030 yang menempatkan Universal Health Coverage sebagai indikator utama. Melalui JKN, negara hadir memastikan seluruh penduduk mendapatkan jaminan kesehatan yang layak,” ujarnya.
Ia menambahkan, capaian Universal Health Coverage (UHC) tidak hanya meningkatkan akses layanan kesehatan, tetapi juga berdampak pada kesejahteraan sosial masyarakat.
“Berdasarkan penelitian LPEM FEB UI tahun 2025, daerah yang telah mencapai UHC memiliki tingkat kesakitan lebih rendah, akses layanan kesehatan lebih baik, serta penurunan beban pengeluaran kesehatan rumah tangga,” jelasnya.
Bupati Shalahuddin menyampaikan rasa syukur atas penghargaan tersebut dan menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil komitmen pemerintah daerah dalam memastikan perlindungan kesehatan bagi seluruh masyarakat.
“Penghargaan UHC Awards 2026 ini adalah pengakuan atas komitmen Pemerintah Kabupaten Barito Utara dalam memberikan perlindungan kesehatan bagi masyarakat. Capaian 100 persen kepesertaan JKN menjadi bukti keseriusan kami menghadirkan pelayanan kesehatan yang adil dan merata,” tegasnya.
Ia menambahkan, penghargaan tersebut akan menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus mendorong capaian UHC ke kategori yang lebih tinggi.
Manfaat Program JKN juga dirasakan langsung oleh masyarakat. Salah satunya Biani (52), warga Jalan Pendreh, yang mengaku sangat terbantu dengan kepesertaan JKN yang iurannya ditanggung Pemkab Barito Utara.
“Sejak 2017 saya sangat terbantu dengan adanya JKN, terutama untuk pengobatan rutin anak saya yang menderita talasemia. Saya tidak lagi memikirkan biaya pengobatan karena sudah ditanggung BPJS Kesehatan. Program ini benar-benar meringankan beban kami,” ungkapnya.
Program JKN menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah dalam melindungi kesehatan masyarakat, khususnya bagi keluarga yang membutuhkan layanan medis secara berkelanjutan. (Sly).