KALAMANTHANA, Palangka Raya – Aksi balapan liar di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah kian meresahkan. Mereka, pelaku dan penonton, tak segan berbuat ugal-ugalan. Salah satunya merusak mobil warga.
Itulah yang terjadi di Jalan RTA Milono, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Minggu 15 Maret 2026 dinihari sekitar pukul 02.30 WIB. Balapan liar itu berlangsung tepat di depan Bank Kalteng.
Awalnya, sebuah mobil berwarna putih melintas di Jalan RTA Milono hendak menuju ke arah Bundaran Besar. Namun laju mobil yang ditumpangi seorang pria dan wanita terhenti usai membunyikan klakson.
Bunyi klakson tersebut justru memicu emosi dari para penonton yang sedang melihat aksi balapan liar. Bahkan para joki balap liar yang melihat kerumunan tersebut ikut merusak mobil.
Salah satu warga, sebut saja sebagai Jojon, mengatakan dirinya melihat dari seberang jalan ada mobil berwarna putih dipukuli para penonton dan para joki balap liar. Mereka menggunakan helm, kayu, atau benda lain. Akibatnya, kaca mobil pecah.
“Saya di seberang jalan berdua sama istri sempat mendengar bunyi klakson dan para penonton balapan liar mengepung mobil tersebut. Jumlahnya mungkin ratusan,” katanya.
Dia masih sempat melihat ratusan massa dan yang main balapan berusaha menarik sopir mobil tersebut dan di dalam mobil ada seorang perempuan.
Setelah berusaha untuk kabur akan tetapi ratusan massa yang sebagai penonton balapan liar justru mengejar mobil tersebut.
Padahal setiap malam polisi selalu patroli dan berjaga tapi malah berpindah-pindah tempat dan seakan-akan menantang dan tidak takut sama polisi.
“Kalau itu sudah kelewatan mereka dan bukan hanya pengemudi mobil tersebut yang terganggu tapi warga sini ikut terganggu. Saya juga terganggu. Tidur juga tidak tenang karena suara knalpotnya,” tandasnya. (ab)