Jelang Idulfitri, Pembelian Emas di Sampit Meningkat Usai THR Cair

Penulis: Redaksi  •  Jumat, 20 Maret 2026 | 14:59:20 WIB
Suasana penjulan di toko emas di Sampit

KALAMANTHANA, Sampit – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, aktivitas jual beli emas di Kota Sampit mengalami peningkatan. Cairnya Tunjangan Hari Raya (THR) disebut menjadi salah satu faktor yang mendorong warga mulai berburu perhiasan, baik untuk dipakai saat Lebaran maupun sebagai bentuk simpanan nilai.

Salah satu toko emas di kawasan Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) Sampit mencatat lonjakan transaksi dalam beberapa hari terakhir. Sejak H-4 hingga H-2 Lebaran, pengunjung terus berdatangan untuk membeli berbagai jenis perhiasan, mulai dari cincin, gelang, hingga kalung.

Pemilik Toko Emas Mitra Baru, Atika, mengatakan tren pembelian tahun ini meningkat cukup signifikan dibandingkan hari-hari biasa. Bahkan, transaksi yang terjadi saat ini lebih banyak didominasi pembelian ketimbang penjualan.

“Sekarang pembelian sudah sekitar 85 persen, sedangkan yang menjual hanya sekitar 15 persen. Bahkan hari ini hampir semuanya pembeli,” ujarnya, Kamis (19/3/2026).

Menurut Atika, meningkatnya minat masyarakat membeli emas tidak terlepas dari momentum pencairan THR yang dimanfaatkan warga untuk memenuhi kebutuhan menjelang hari raya. Selain itu, harga emas yang relatif stabil juga membuat masyarakat lebih yakin untuk berbelanja.

Ia menyebut, saat ini pembeli lebih banyak menyesuaikan pilihan dengan anggaran yang dimiliki dibanding mempertimbangkan model perhiasan. Bagi sebagian warga, yang terpenting adalah tetap bisa membeli emas untuk dikenakan saat Lebaran.

“Pembeli sekarang lebih fokus ke budget. Yang penting bisa beli untuk dipakai saat Lebaran, model jadi nomor dua,” katanya.

Selain digunakan sebagai pelengkap penampilan saat hari raya, emas juga masih dianggap sebagai pilihan investasi ringan oleh masyarakat. Dari berbagai kadar yang tersedia, emas 375 dan emas 999 menjadi jenis yang paling banyak diminati pembeli.

“Harga juga masih stabil, naik turun hanya sekitar Rp20 ribuan saja,” tambahnya.

Adapun daftar harga emas di toko tersebut saat ini yakni emas 999 atau 24 karat Rp2.550.000 per gram, emas 750 atau 17 karat Rp2.200.000 per gram, emas 700 atau 16 karat Rp2.050.000 per gram, emas 420 atau 9 karat Rp1.270.000 per gram, serta emas 375 atau 8 karat Rp1.180.000 per gram. Sementara untuk emas Antam dibanderol Rp3.150.000 dan UBS Rp2.950.000.

Meningkatnya transaksi emas menjelang Idulfitri menunjukkan bahwa masyarakat tidak hanya memanfaatkan THR untuk kebutuhan konsumtif, tetapi juga mulai mengarahkannya pada pembelian barang bernilai simpan. Di tengah kebutuhan Lebaran yang cenderung meningkat, emas tetap menjadi salah satu pilihan warga karena dinilai fleksibel, bernilai, dan dapat digunakan dalam berbagai keperluan.

Atika berharap tren pembelian ini terus bertahan hingga menjelang hari raya, terutama jika kondisi harga tetap stabil dan terjangkau bagi masyarakat.

“Semoga tetap ramai dan harga tetap stabil, supaya masyarakat semakin yakin menyimpan nilai dalam bentuk emas,” pungkasnya. (su)
 

Reporter: Redaksi
Back to top