KALAMANTHANA, Sanggau – Aprianto harus dirujuk ke RS Antonio Pontianak. Dia mengalami kecelakaan saat hendak mengisi bahan bakar di depan SPBU Kebadu, Sanggau, Kalimantan Barat.
Aprianto mengalami luka cukup serius di bagian kepala dan wajah. Dia mengalami pendarahan dari telinga kiri, benturan di kepala, serta luka lecet pada tangan dan kaki.
Kecelakaan lalu lintas itu sendiri terjadi di wilayah hukum Polsek Batang Tarang, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Selasa 7 April 2026 sekitar pukul 09.45 WIB.
Peristiwa itu bermula ketika Aprianto (36), warga Dusun Jonti, Desa Emberas, Kecamatan Tayan Hilir, melaju di atas sepeda motor Yamaha Mio tanpa pelat nomor, dari arah Batang Tarang menuju Tayan Hulu.
Aprianto tak sendirian. Di belakangnya ada Kristian Rafael Ko (5) yang membonceng.
Setibanya di lokasi kejadian, Aprianto diduga hendak berbelok ke kanan untuk mengisi bahan bakar di SPBU Kebadu. Namun, pada saat bersamaan, dari arah belakang melaju mobil Daihatsu Xenia dengan nomor polisi KB 1142 EI yang dikemudikan Cahyadi (32), warga Dusun Pelangi I, Desa Sungai Sena, Kecamatan Silat Hilir, Kabupaten Kapuas Hulu.
Karena jarak yang sudah terlalu dekat, pengemudi mobil tidak sempat menghindar sehingga terjadi tabrakan. Benturan keras tersebut mengakibatkan sepeda motor dan para korban terpental ke bahu jalan.
Akibat kecelakaan tersebut, Aprianto mengalami luka cukup serius di bagian kepala dan wajah. Korban diketahui mengalami pendarahan dari telinga kiri, benturan di kepala, serta luka lecet pada tangan dan kaki.
Sementara Kristian Rafael Ko, mengalami luka ringan berupa lecet pada bagian pipi kiri serta kedua kakinya. Meski demikian, kondisi korban dalam keadaan sadar dan mendapatkan penanganan awal.
Kapolsek Batang Tarang, Ipda Miskun, mengatakan pihaknya telah menerima laporan dan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan serta olah tempat kejadian perkara.
“Dari hasil olah TKP sementara, kecelakaan diduga terjadi karena kurangnya jarak aman antara kendaraan serta kurangnya kewaspadaan saat hendak berbelok. Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu memperhatikan situasi lalu lintas di sekitar, terutama saat akan berbelok atau berpindah jalur,” ujar Miskun. (*)