Heboh Grup Gay ABG Sampit, Wakil Bupati Irawati Angkat Bicara, Apa Katanya?

Penulis: Redaksi  •  Rabu, 15 April 2026 | 10:35:00 WIB
Wakil Bupati Kotawaringin Timur, Irawati, angkat bicara soal munculnya grup Gay ABG Sampit di media sosial.

KALAMANTHANA, Sampit – Wakil Bupati Kotawaringin Timur, Irawati, angkat bicara terkait beredarnya grup media sosial yang diduga memuat konten menyimpang dan meresahkan masyarakat, dengan nama grup "Gay ABG Sampit" khususnya yang melibatkan kalangan remaja di Sampit.

Dalam pernyataannya, Irawati menegaskan segala bentuk perilaku menyimpang tersebut tidak dapat dibenarkan. Ia menilai, keberadaan grup semacam itu menjadi perhatian serius karena berpotensi memberikan dampak negatif terhadap perkembangan generasi muda.

“Dalam hal ini itu adalah perbuatan yang tidak dibenarkan. Apapun itu, tidak dibenarkan,” tegasnya, Selasa (14/4/2026).

Orang nomor dua di Pemkab Kotim itu juga menyoroti pentingnya peran orang tua dalam melakukan pengawasan terhadap anak-anak, terutama dalam penggunaan gadget dan akses media sosial.

Menurutnya, kontrol dari keluarga menjadi kunci utama dalam membentuk perilaku anak di tengah kemajuan teknologi saat ini.

“Saya mengimbau kepada para orang tua, tolong awasi anak-anaknya dan awasi gadget yang ada di tangan mereka. Karena pengawasan dari orang tua sangat menentukan bagaimana masa depan anak kita,” ujarnya.

Irawati menjelaskan, meskipun pemerintah melalui kementerian terkait telah mengeluarkan aturan pembatasan usia dalam penggunaan media digital, namun implementasinya di lapangan masih belum optimal.

Kondisi ini membuat anak-anak masih bebas mengakses berbagai platform media sosial tanpa pengawasan ketat.

Selain itu, ia juga meminta pihak berwenang untuk segera menelusuri keberadaan grup tersebut, termasuk mengungkap tujuan dan isi konten yang beredar di dalamnya.

“Saya minta kepada pihak terkait agar segera menelusuri grup tersebut, melihat apa isi sebenarnya, apakah hanya untuk pencitraan atau memang benar terjadi seperti yang beredar,” katanya.

Irawati berharap agar generasi muda di Sampit dapat terlindungi dari pengaruh buruk yang berpotensi merusak moral dan masa depan mereka.

Ia pun menekankan pentingnya sikap bijak dalam menggunakan media sosial, khususnya bagi kalangan remaja. Menurutnya, media sosial seharusnya dimanfaatkan untuk hal-hal yang positif dan memberikan manfaat.

“Remaja harus bijak menggunakan media sosial. Carilah konten yang benar-benar bermanfaat. Karena di media sosial kita tidak hanya melihat, tapi juga berinteraksi dengan banyak orang,” pungkasnya. (*)
 

Reporter: Redaksi
Back to top