Terik Menyengat! Karhutla Mengganas di Mentawa Bari Hilir, Dua Titik Api Meluas

Penulis: Redaksi  •  Selasa, 28 April 2026 | 16:18:00 WIB

KALAMANTHANA, Sampit – Kebakaran hutan dan lahan atau karhutla kembali terjadi di wilayah Sampit, Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah. Kali ini di Kelurahan Mentawa Baru Hilir.

Kebakaran hutan dan lahan alias karhutla terjadi pada Selasa 28 April 2026 siang. Dua titik api muncul dalam jarak berdekatan di Jalan Mekarsari, Mentawa Baru Hilir, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang.

Kondisi lahan yang sangat kering akibat cuaca terik memantik api dengan cepat meluas. Ujungnya, kebakaran hutan dan lahan atau karhutla pun terjadi.

Dua titik kebakaran tersebut berada dalam satu kawasan dan saling berdekatan, sehingga penanganan harus dilakukan secara cepat dan terkoordinasi.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kotawaringin Timur langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan dari warga sekitar.

Setibanya di lokasi, petugas mendapati api telah membakar lahan dengan vegetasi semak belukar dan perkebunan nanas di atas tanah gambut.

Kepala Pelaksana BPBD Kotim, Multazam, mengungkapkan bahwa kondisi lahan yang kering menjadi faktor utama cepatnya penyebaran api.

“Kebakaran terjadi di dua titik dengan lokasi yang bersebelahan. Kondisi lahan sangat kering sehingga api mudah sekali meluas,” ujarnya.

Sebanyak 12 personel BPBD bersama satu regu Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan dikerahkan untuk melakukan pemadaman. Proses pemadaman dilakukan secara bertahap di kedua titik, disertai pendinginan guna memastikan api benar-benar padam.

Meski akses menuju lokasi cukup menantang karena jaraknya dari jalan utama, petugas berhasil mengendalikan kebakaran dalam waktu sekitar satu jam dengan memanfaatkan sumber air dari parit di sekitar lokasi serta bantuan mobil tangki.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, BPBD Kotim mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan, terutama di tengah kondisi cuaca panas yang dapat memicu kebakaran lebih luas.

Pihak BPBD juga mengimbau warga untuk segera melaporkan jika menemukan titik api agar dapat ditangani lebih cepat dan tidak meluas. (*)
 

Reporter: Redaksi
Back to top