Pria Belitung Tewas Jadi Korban Tabrak Lari di Parindu, Saksi Ini Pun Buka Suara

Penulis: Redaksi  •  Rabu, 29 April 2026 | 11:23:02 WIB

KALAMANTHANA, Sanggau – Aji Hasyim, seorang pria asal Belitung, meninggal setelah jadi korban tabrak lari di Parindu, Sanggau, Kalimantan Barat. Seorang saksi pun berkisah.

Aji Hasyim yang saat itu tengah berjalan kaki, dilaporkan meninggal dunia, diduga ditabrak kendaraan di Parindu. Sampai kini, penabrak belum diketahui identitasnya.

Kejadian tersebut berlangsung pada Selasa 28 April pagi sekitar pukul 05.54 WIB di Jalan Raya Bodok-Sosok, tepatnya di depan pemakaman Katolik Dusun Baharu, Desa Suka Gerundi, Kecamatan Parindu.

Berdasarkan keterangan seorang saksi di tempat kejadian perkara, saat kejadian sekitar pukul 05.54 WIB, dia melihat korban sudah dalam kondisi tergeletak di jalan. Diapun tidak mengetahui secara pasti detik-detik terjadinya tabrakan.

Dugaan sementara mengarah pada peristiwa tabrak lari oleh kendaraan yang melintas di jalur tersebut.

Aji Hasyim adalah seorang warga Dusun Bentaian II, Desa Bentaian Jaya, Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Petugas Polsek Parindu kemudian melakukan evakuasi terhadap korban ke Puskesmas Pusat Damai untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Namun, setelah dilakukan pemeriksaan oleh tenaga kesehatan, korban dinyatakan telah meninggal dunia akibat luka yang dialaminya.

Selain melakukan evakuasi, anggota kepolisian juga melaksanakan pengaturan lalu lintas guna mengantisipasi kemacetan dan menjaga keamanan di sekitar lokasi kejadian. Proses olah TKP awal turut dilakukan sebagai bagian dari upaya penyelidikan.

Kapolsek Parindu, Iptu N. Ling, menyampaikan pihaknya telah mengambil sejumlah langkah cepat dalam menangani kejadian tersebut, termasuk mendatangi TKP, mengamankan identitas korban serta saksi, dan membuat laporan resmi.

“Kami langsung merespons laporan masyarakat dengan mendatangi lokasi kejadian, melakukan evakuasi korban, serta mengumpulkan data dan keterangan awal dari saksi. Saat ini kasus masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus melakukan penelusuran guna mengungkap identitas kendaraan maupun pengemudi yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut. Upaya koordinasi dengan pihak terkait juga dilakukan untuk mempercepat proses pengungkapan kasus.

Dari hasil pengamatan sementara, kondisi saat kejadian diketahui dalam keadaan cuaca cerah, dengan kondisi jalan lurus dan arus lalu lintas yang relatif sepi. Hal ini menjadi salah satu faktor yang turut dianalisis dalam proses penyelidikan.

Polsek Parindu mengimbau kepada masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian tersebut agar segera melaporkannya kepada pihak kepolisian. Diharapkan, partisipasi masyarakat dapat membantu mengungkap kasus dugaan tabrak lari ini secara terang dan memberikan kepastian hukum. (*)

Reporter: Redaksi
Back to top