Hiii.... King Cobra Mematikan Muncul di Tumpukan Ulin Samping Rumah Kartini, Untungnya....

Penulis: Redaksi  •  Minggu, 03 Mei 2026 | 10:12:32 WIB

KALAMANTHANA, Sampit – Warga Jalan Iskandar 30, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kotawaringin Timur, dibuat heboh dengan kemunculan seekor ular berbisa mematikan di lingkungan permukiman, Sabtu (2/5/2026) siang.

Ular tersebut diketahui merupakan jenis King Kobra (Ophiophagus hannah) yang ditemukan bersembunyi di bawah tumpukan kayu ulin di samping rumah milik seorang warga bernama Kartini.

Keberadaannya sontak membuat panik penghuni rumah dan warga sekitar karena dikenal sangat berbahaya.

Wakil Komandan Regu III, Sukmana Saleh, mengatakan bahwa posisi ular yang tersembunyi di bawah tumpukan kayu menjadi tantangan tersendiri dalam proses evakuasi.

“Ular berada di bawah tumpukan kayu ulin, sehingga cukup berisiko saat penanganan. Kami harus bekerja dengan hati-hati untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Laporan kejadian diterima petugas sekitar pukul 14.40 WIB. Tak butuh waktu lama, tim piket Regu III langsung bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 14.55 WIB dengan jarak tempuh kurang lebih 3,6 kilometer.

Proses evakuasi dimulai pukul 14.56 WIB dalam situasi yang cukup menegangkan. Dengan peralatan yang disiapkan, petugas akhirnya berhasil mengamankan ular tersebut sekitar pukul 15.07 WIB tanpa menimbulkan korban jiwa maupun luka.

Sukmana juga mengimbau masyarakat agar tidak mencoba menangani sendiri jika menemukan satwa berbahaya di lingkungan sekitar.

“Jika menemukan ular atau hewan berbahaya lainnya, segera laporkan kepada petugas. Jangan mencoba menangani sendiri karena risikonya sangat tinggi,” tegasnya.

Usai proses evakuasi, tim kembali ke Markas Komando dan tiba sekitar pukul 15.27 WIB untuk melanjutkan tugas piket. Operasi berjalan lancar dengan kondisi cuaca cerah serta dukungan personel yang dinilai memadai.

Kejadian ini menjadi pengingat bagi warga agar lebih waspada, terutama di area yang memiliki tumpukan kayu atau semak yang berpotensi menjadi tempat persembunyian satwa liar. (su)
 

Reporter: Redaksi
Back to top