Wagub Edy Pratowo Hadiri Harlah ke-80 Muslimat NU, Dorong Peran Perempuan dalam Membangun Peradaban

Penulis: Huda  •  Kamis, 23 April 2026 | 19:27:00 WIB
Peringatan Harlah ke-80 Muslimat NU di UIN Palangka Raya dihadiri Wagub Edy Pratowo dan Khofifah Indar Parawansa, menegaskan peran perempuan dalam memperkuat tradisi, kemandirian, dan peradaban.

KALAMANTHANA, Palangka Raya – Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-80 Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Tahun 2026 M/1447 H yang dirangkai dengan Halal Bihalal serta pelantikan Pimpinan Cabang Muslimat NU kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah digelar di Aula UIN Palangka Raya, Kamis (23/4/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Merawat Tradisi, Menguatkan Kemandirian, dan Meneguhkan Peradaban” ini dihadiri Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, H. Edy Pratowo, yang menyampaikan ucapan selamat atas delapan dekade perjalanan Muslimat NU. “Muslimat NU merupakan pilar penting dalam memperkuat ketahanan keluarga, pendidikan, dakwah, serta pemberdayaan perempuan. Peran ini sangat strategis dalam menjaga nilai-nilai keislaman yang moderat, rahmatan lil ‘alamin, sekaligus memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa,” ujarnya.

Edy menambahkan bahwa momentum Harlah dan Halal Bihalal menjadi sarana refleksi untuk memperkuat komitmen berkhidmat kepada umat serta mempererat silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah, wathaniyah, dan insaniyah.

Pelantikan Pimpinan Cabang Muslimat NU dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, selaku Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU. Dalam arahannya, Khofifah menegaskan tiga komitmen utama yang harus dijaga: merawat tradisi Ahlussunnah wal Jamaah, menguatkan kemandirian melalui ekonomi umat, dan meneguhkan peradaban dengan menjadi agen perdamaian di tengah dinamika global.

“Kita semua berharap Indonesia tetap menjadi negara yang damai, aman, dan sejahtera. Mari kita mulai dari diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar untuk menciptakan kedamaian tersebut,” tuturnya.

Adapun pengurus yang dilantik berasal dari sejumlah kabupaten/kota di Kalimantan Tengah, yakni Kotawaringin Barat, Lamandau, Sukamara, Seruyan, Katingan, Barito Selatan, Barito Timur, serta Kota Palangka Raya.

Peringatan Harlah ke-80 Muslimat NU ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan peran perempuan sebagai pilar kemajuan daerah dan bangsa melalui semangat kemandirian, kebersamaan, dan nilai-nilai keislaman yang inklusif.  (mit).

 

 

 

Reporter: Huda
Back to top