Pemprov Kalteng Intensifkan GPM Guna Kendalikan Inflasi

Penulis: Huda  •  Senin, 20 April 2026 | 19:44:00 WIB
Pemprov Kalimantan Tengah intensifkan Gerakan Pangan Murah, pasar murah, dan bantuan pangan untuk menjaga stabilitas harga serta memperkuat ketahanan pangan daerah.

KALAMANTHANA, Palangka Raya - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat langkah pengendalian inflasi melalui berbagai program strategis, seperti Gerakan Pangan Murah (GPM), pasar murah, dan penyaluran bantuan pangan, terutama menjelang sejumlah hari besar keagamaan.

Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Yuas Elko, usai mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Tahun 2026, mengatakan bahwa GPM diharapkan mampu menekan laju inflasi di Kalteng. “Langkah yang kami lakukan sesuai arahan Bapak Gubernur, di antaranya mengintensifkan Gerakan Pangan Murah, pasar murah, serta penyaluran bantuan pangan pemerintah kepada masyarakat,” ujarnya, Senin (20/4/2026).

Ia menegaskan bahwa upaya tersebut dilakukan untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat. “Menjelang bulan Mei yang terdapat beberapa hari besar keagamaan, kami juga akan terus menggelar operasi pasar agar kondisi harga tetap terkendali,” tambahnya.

Selain langkah jangka pendek, Pemprov Kalteng juga menyiapkan strategi jangka panjang dengan memperkuat ketahanan pangan daerah. “Ke depan, perlu didukung dengan penyediaan sarana seperti pabrik pakan ternak serta pengembangan unit pengolahan hasil pertanian, termasuk rice milling unit,” jelas Yuas.

Terkait ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM), Pemprov Kalteng turut melakukan pengawasan bersama berbagai pihak guna mengantisipasi antrean di lapangan. “Sesuai arahan Gubernur, kami melibatkan tokoh masyarakat dan organisasi kemasyarakatan untuk membantu pengawasan distribusi BBM,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa koordinasi terus dilakukan dengan instansi terkait untuk memastikan stok BBM tetap aman dalam beberapa bulan ke depan, sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. (Mit).

 

 

 

 

 

Reporter: Huda
Back to top