Malam Membara di MB Ketapang, Api Mengamuk di Salah Satu Rumah Griya Minimalis

Penulis: Redaksi  •  Rabu, 06 Mei 2026 | 20:46:19 WIB

KALAMANTHANA, Sampit – Malam membara kembali mewarnai langit Kotawaringin Timur. Kali ini di Perumahan Griya Minimalis. Kebakaran terjadi pada Rabu 6 Mei 2026.

Kebakaran tersebut terjadi saat kobaran api melahap bangunan di komplek perumahan yang berlokasi di Jalan Kapten Mulyono, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang itu.

Peristiwa ini sontak membuat warga sekitar panik. Api yang muncul diduga dengan cepat membesar dan menjalar ke bagian bangunan lain disertai asap hitam pekat yang membumbung tinggi dan terlihat dari kejauhan.

Sejumlah warga berlarian keluar rumah untuk menyelamatkan diri. Tidak sedikit pula yang berusaha membantu memadamkan api dengan alat seadanya sambil menunggu kedatangan petugas.

Informasi yang dihimpun, titik kebakaran berada di kawasan perumahan Griya Minimalis, tepatnya di jalur Jalan Kapten Mulyono yang dikenal cukup padat permukiman. Kondisi tersebut membuat api berpotensi cepat merembet ke bangunan lain.

“Kebakaran di Perumahan Griya Minimalis. Jalan Kapten Mulyono lurus melewati kaca piring 1," ujar salah seorang warga.

Pihak Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Kotawaringin Timur langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat.

Kasi Humas Disdamkarmat Kotim, Heri Wahyudi, membenarkan kejadian tersebut dan memastikan tim sudah berada di lokasi.

“Benar, unit langsung kami kerahkan untuk penanganan di lapangan,” ujarnya.

Dalam sejumlah video yang beredar, terlihat kobaran api cukup besar melahap bagian bangunan, sementara warga hanya bisa menyaksikan dengan cemas.

Sebagian mencoba membantu, namun kondisi api yang cepat membesar membuat upaya pemadaman awal menjadi terbatas.

Petugas pemadam bersama relawan kini fokus mengendalikan api agar tidak menjalar lebih luas ke rumah-rumah di sekitarnya. Proses pemadaman berlangsung dramatis di tengah kerumunan warga yang terus memantau situasi.

Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran maupun jumlah bangunan yang terdampak. Aparat juga masih melakukan pendataan terkait potensi kerugian akibat insiden tersebut. (*)
 

Reporter: Redaksi
Back to top