Nike Ardillah Mengejar ke Gubuk, Siapa Nyana Sang Mantan Sudah Tergantung Tak Bernyawa

Penulis: Redaksi  •  Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:10:43 WIB

KALAMANTHANA, Medan – Sulit digambarkan bagaimana perasaan Nike Ardillah. Dia adalah orang pertama yang menemukan JNT tak bernyawa akibat gantung diri.

JNT (27) ditemukan tergantung tak bernyawa di sebuah gubuk di kawasan ladang di Nagori Siatasan, Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Kamis 7 Mei 2026.

Jenazah mahasiswa itu ditemukan sekitar pukul 18.30 WIB. Saat itu, dia menyudahi hidupnya di tiang gubuk milik milik Daud Hamonangan Gultom, di Perladangan Sigarantung. Daud adalah ayah Nike Ardillah.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, peristiwa bermula ketika saksi Nike Ardillah (23), putri dari pemilik gubuk, merasa curiga terhadap keberadaan korban.

Sebelumnya, sekitar pukul 15.00 WIB, JNT datang berkunjung ke rumah orang tua saksi dan meminjam telepon genggam milik saksi.

Merasa ada yang tidak beres, saksi berjalan kaki menuju gubuk tersebut. Dia terkejut mendapati JNT dalam keadaan tergantung.

Nike Ardillah seketika berlari pulang dan memberitahukan kejadian itu kepada orang tua serta kakaknya.

Bersama keluarga dan saksi Risda Manurung (31), mereka segera mendatangi lokasi dan dengan inisiatif menurunkan jenazah korban dengan cara memotong kain sarung yang digunakan sebagai alat gantung diri.

Kepala Desa setempat kemudian dihubungi dan meneruskan laporan kepada Kapolsek Dolok Panribuan. Laporan polisi resmi tercatat pada Kamis, 7 Mei 2026, sekira pukul 19.00 WIB.

Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, saat dikonfirmasi  membenarkan kejadian tersebut. Dia pun menjelaskan kronologi penanganan yang dilakukan jajaran Polres Simalungun secara cepat dan profesional.

“Begitu laporan masuk, personel kami langsung bergerak ke lokasi,” kata Verry Putra.

Menurutnya, ini adalah bentuk nyata komitmen Polri untuk selalu hadir dan responsif di tengah masyarakat, termasuk dalam penanganan peristiwa non-pidana seperti ini.

Dari hasil olah TKP yang dilakukan tim bersama Inafis dan tenaga medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

“Peristiwa ini dikategorikan non-pidana dengan dugaan kuat korban melakukan bunuh diri,” ucap Verry Purba.

Diduga kuat, motif di balik tindakan tragis ini adalah keputusasaan akibat hubungan asmara yang berakhir. Korban diketahui baru saja diputuskan oleh kekasihnya Nike Ardillah Gultom. (*)

Reporter: Redaksi
Back to top