Kepergok Panen Sawit Tengah Malam, Pemuda di Telaga Antang Diamankan

Penulis: Redaksi  •  Selasa, 09 Juni 2026 | 17:34:07 WIB

KALAMANTHANA, Sampit – Aksi seorang pemuda berinisial SAS (20) berakhir setelah diduga kedapatan memanen tandan buah segar (TBS) kelapa sawit tanpa izin di area perkebunan PT Unggul Lestari, Desa Tumbang Boloi, Kecamatan Telaga Antang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

Peristiwa tersebut terjadi di Blok L61 Divisi I perusahaan setempat pada Sabtu (6/6/2026) malam sekitar pukul 23.30 WIB. Aktivitas mencurigakan di kawasan perkebunan itu pertama kali terpantau oleh petugas keamanan saat melakukan patroli rutin.

Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain melalui Kasi Humas Polres Kotim, Edy Wiyoko, mengungkapkan bahwa temuan awal bermula ketika petugas keamanan melihat adanya tiga tumpukan buah sawit yang disembunyikan menggunakan pelepah di area kebun.

“Setelah itu petugas melaporkan temuan tersebut kepada komandan regu dan langsung dilakukan pengintaian di sekitar lokasi. Tidak lama kemudian terlihat adanya aktivitas panen di titik yang sama,” kata Edy, Selasa (9/6/2026).

Merasa janggal, petugas kembali menyisir area sekitar dan kembali menemukan satu tumpukan buah sawit di parit pembatas antara kebun perusahaan dan kebun masyarakat. Dari hasil pengecekan, total buah yang diamankan mencapai 42 janjang.

Penelusuran kemudian dilanjutkan hingga ke sebuah pondok yang tidak jauh dari lokasi kejadian. Di tempat itu, petugas bersama pihak perusahaan mengamankan SAS yang diduga sebagai pelaku.

“Saat dilakukan pemeriksaan, yang bersangkutan mengakui telah memanen dan mengambil buah kelapa sawit milik perusahaan tanpa izin,” jelasnya.

Seluruh barang bukti bersama terduga pelaku kemudian dibawa ke kantor Estate I PT Unggul Lestari untuk dilakukan penimbangan. Total berat TBS yang diamankan tercatat sekitar 710 kilogram dengan estimasi kerugian perusahaan mencapai Rp2,48 juta.

Kasus tersebut selanjutnya dilaporkan ke Polsek Antang Kalang untuk diproses sesuai hukum yang berlaku. Polisi juga masih melakukan pendalaman terkait peristiwa ini. (su)
 

Reporter: Redaksi
Back to top