Pemkab Kotim Perkuat UMKM Lokal, Siapkan Produk Unggulan Tembus Pasar Nasional

Penulis: Redaksi  •  Kamis, 11 Juni 2026 | 09:21:52 WIB
Bupati Kotim Halikinnor saat meninjau bazar swalayan UMKM yang digelar di Sampit, Rabu sore (10/6/2026).

KALAMANTHANA, Sampit — Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus menunjukkan komitmen nyata dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pengembangan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Keseriusan tersebut terlihat dalam kegiatan bazar swalayan UMKM yang digelar di Sampit, Rabu sore (10/6/2026), sebagai upaya mendorong pelaku usaha lokal agar semakin maju dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Bupati Kotim, Halikinnor, hadir langsung membuka acara dan meninjau kegiatan bazar sekaligus berdialog dengan para pelaku UMKM. Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan bahwa kegiatan bazar bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan bagian dari strategi pemerintah daerah untuk menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

Ramainya pengunjung yang memadati lokasi bazar menjadi bukti tingginya antusiasme masyarakat terhadap produk lokal. Berbagai produk unggulan khas Kotim, mulai dari makanan olahan, kerajinan tangan, hingga aneka produk kreatif lainnya, tampil menarik dan berhasil mencuri perhatian para pengunjung.

“Melalui kegiatan seperti ini, pemerintah ingin memberikan ruang bagi UMKM untuk tumbuh dan berkembang. Ketika masyarakat datang dan berbelanja, maka ekonomi masyarakat ikut bergerak,” ujar Halikinnor.

Tidak hanya berfokus pada peningkatan penjualan di tingkat lokal, Pemkab Kotim kini mulai menyiapkan langkah strategis agar produk-produk UMKM daerah mampu menembus pasar nasional. Halikinnor menilai produk lokal Kotim memiliki potensi besar untuk berkembang apabila didukung kualitas yang baik, kemasan menarik, serta jaringan pemasaran yang luas.

Salah satu peluang besar yang mulai terbuka adalah meningkatnya konektivitas transportasi udara melalui rencana operasional pesawat Airbus A320 di Bandara Sampit. Kehadiran pesawat berbadan besar dengan kapasitas angkut yang lebih luas diyakini akan memberikan dampak positif terhadap distribusi produk UMKM ke berbagai wilayah di Indonesia.

“Ini menjadi peluang baru bagi UMKM kita untuk memperluas pasar. Distribusi barang akan lebih mudah dan kapasitas angkut juga lebih besar,” katanya.

Dengan akses distribusi yang semakin baik, pemerintah daerah optimistis produk unggulan Kotim, seperti amplang dan berbagai hasil olahan lainnya, dapat dipasarkan hingga ke luar Kalimantan, termasuk ke wilayah Jawa Tengah, Jawa Barat, hingga Jawa Timur.

Pemkab Kotim juga terus mendorong perubahan pola pikir para pelaku usaha agar tidak hanya berorientasi pada pasar lokal, tetapi mulai berani meningkatkan kapasitas produksi dan memperluas jejaring bisnis.

Selain menjadi sarana promosi, bazar UMKM diharapkan mampu membuka peluang kerja sama dengan distributor maupun pelaku usaha dari luar daerah. Langkah tersebut dinilai penting agar UMKM Kotim mampu naik kelas dan menjadi kekuatan ekonomi baru yang membanggakan daerah.

Di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif, pemerintah daerah optimistis pelaku UMKM lokal memiliki kemampuan untuk berkembang lebih besar selama terus berinovasi dan menjaga kualitas produk.

“Harapan kita, UMKM Kotim tidak hanya dikenal di daerah sendiri, tetapi juga mampu menjadi produk unggulan yang diminati masyarakat Indonesia,” tutup Halikinnor.

Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat, Pemkab Kotim optimistis sektor UMKM akan terus tumbuh menjadi pilar utama penggerak ekonomi daerah.

Dukungan terhadap peningkatan kualitas produk, penguatan pemasaran, hingga terbukanya akses distribusi yang lebih luas diyakini mampu membawa produk-produk lokal Kotim naik kelas dan bersaing di tingkat nasional.

Melalui langkah tersebut, UMKM tidak hanya menjadi sumber penghidupan masyarakat, tetapi juga simbol kebangkitan ekonomi daerah yang mandiri, kreatif, dan berdaya saing tinggi di masa depan. (sly)
 

Reporter: Redaksi
Back to top