KALAMANTHANA, Palangka Raya – Jagat media sosial dan warga di sekitar gudang distributor sembako di wilayah Sebangau mendadak geger. Seorang pemuda bernama Adit bersimbah darah setelah ditikam secara brutal oleh seorang pria misterius berjaket ojek online (ojol) pada Kamis (11/6/2026) malam.
Aksi nekat ini terendus sebagai pembunuhan berencana yang gagal. Pelaku sengaja menyembunyikan motornya jauh dari area gudang, lalu mengintai Adit hingga jam pulang kerja tiba.
"Pelaku masuk ke parkiran dan langsung menusuk korban. Korban sempat berteriak minta tolong," kata Hendra, rekan kerja korban yang menyaksikan peristiwa mencekam tersebut.
Pelarian pelaku pun berakhir singkat. Pada Jumat (12/6/2026) siang, pihak keluarga korban berhasil mengamankan pelaku dan menyerahkannya ke Polsek Pahandut, yang kemudian melimpahkannya ke Polsek Sebangau sesuai lokasi kejadian (TKP).
Kapolsek Pahandut, AKP Iyudi Hartanto, mengungkapkan bahwa motif di balik aksi brutal ini adalah cinta segitiga. Pelaku terbakar api cemburu karena wanita pujaannya menjalin hubungan dengan korban.
"Dalam interogasi awal, tersangka mengaku cemburu. Karena gelap mata, dia rela menunggu korban di tempat kerjanya," tutur AKP Iyudi.
Senjata yang digunakan pun terbilang cerdik sekaligus mengerikan. Pelaku memodifikasi sebuah gunting biasa, memisahkannya menjadi dua bagian hingga membentuk pisau kecil yang pipih agar mudah disembunyikan di balik jaket ojolnya.
Akibat serangan membabi buta tersebut, korban menderita tujuh luka tusukan di bagian punggung, bahu, dan tangan. Saat ini korban sedang menjalani perawatan intensif di rumah sakit, sementara pelaku dipastikan akan menghabiskan waktunya di balik jeruji besi Polsek Sebangau. (ab)