Geger! Diduga Hendak Bobol Rumah Kosong, Pria di Kampung Jawa Sampit Diamankan Warga

Penulis: Redaksi  •  Minggu, 14 Juni 2026 | 15:58:21 WIB
Terduga pelaku diamankan warga di Kampung Jawa Sampit

KALAMANTHANA, Sampit – Warga Gang Kampung Jawa, Jalan MT Haryono, Sampit, Kecamatan MT Haryono, Kabupaten Kotawaringin Timur, dibuat geger setelah seorang pria diduga hendak membobol rumah kosong milik warga, Sabtu malam (14/6/2026).

Pria tersebut diamankan warga saat dicurigai mencoba memasuki rumah seorang penjual pecel yang sedang tidak berpenghuni. Aksi itu berhasil digagalkan setelah warga yang sejak lama menaruh curiga terhadap gerak-geriknya melakukan pengawasan.

Berdasarkan video amatir yang beredar saat kejadian, Suasana di lokasi sempat ramai dipenuhi warga yang berdatangan usai mendengar kabar penangkapan pria tersebut. Warga menduga pria itu merupakan pelaku yang selama ini meresahkan kawasan Kampung Jawa dan sekitarnya.

Menurut keterangan warga, sejak pagi hingga malam pria itu terlihat mondar-mandir di sekitar permukiman dengan gerak-gerik mencurigakan. Ia diduga menggunakan modus berpura-pura mencari atau membeli gas LPG untuk memantau kondisi rumah yang menjadi target.

“Ini yang pernah masuk rumah kami kemarin,” ujar salah seorang warga yang mengaku mengenali pria tersebut.

Selain itu, sejumlah warga lainnya juga mengaitkan pria tersebut dengan beberapa kasus kehilangan handphone hingga uang tunai yang terjadi belakangan ini di kawasan Kampung Jawa.

Beruntung, pria tersebut segera diamankan dan diserahkan kepada pihak kepolisian sehingga situasi tetap kondusif dan tidak terjadi tindakan main hakim sendiri.

Kapolsek Ketapang AKP Anis membenarkan adanya peristiwa tersebut. Namun, kasus itu tidak dilanjutkan ke proses hukum lantaran pihak korban memilih menyelesaikannya secara damai.

“Benar, damai aja karna korban tidak minta untuk diproses,” ujar AKP Anis, Minggu (14/6/2026).

Meski berakhir damai, peristiwa tersebut membuat warga kembali meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi pencurian rumah kosong yang meresahkan lingkungan mereka. (su)

Reporter: Redaksi
Back to top