Diduga Masalah Asmara, Mahasiswa di Palangka Raya Ditemukan Meninggal di Kamar Kos

Penulis: Redaksi  •  Senin, 15 Juni 2026 | 08:07:43 WIB
Ilustrasi

KALAMANTHANA, Palangka Raya – Warga di sekitar Jalan G. Obos XXIV, Kota Palangka Raya, mendadak geger pada Minggu (14/6/2026). Seorang mahasiswa berinisial LF (19) ditemukan meninggal dunia di dalam kamar indekosnya.

LF, yang diketahui merupakan mahasiswa program studi Keperawatan asal Barito Selatan, diduga nekat mengakhiri hidupnya akibat terlibat masalah asmara dengan sang kekasih. Sebelum ditemukan meninggal, korban dilaporkan sempat terlibat perselisihan.

Peristiwa ini bermula dari kegelisahan orang tua korban yang kehilangan kontak sejak siang hari karena nomor telepon LF tidak aktif. Merasa curiga, ibu korban kemudian menghubungi pemilik kos untuk mengecek kondisi anaknya.

Pemilik kos, Yanto, menjelaskan bahwa ia langsung mendatangi kamar korban sekitar pukul 14.45 WIB.

"Saat saya cek, pintu kamarnya tidak terkunci. Ketika masuk, saya begitu kaget melihat korban sudah dalam kondisi tergantung di balik pintu kamar," ujar Yanto.

Melihat kejadian tersebut, Yanto bersama istrinya segera memanggil warga sekitar dan melaporkan peristiwa ini kepada Ketua RT setempat, yang kemudian diteruskan ke pihak kepolisian.

Tak lama berselang, petugas Kepolisian Pamapta III SPKT Polresta Palangka Raya yang dipimpin Ipda Muhammad Abrar bersama Tim Inafis Satreskrim tiba di lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi korban.

Sejumlah barang bukti turut diamankan petugas, di antaranya telepon genggam, KTP, kartu BPJS, dan rekam medis korban. Polisi juga meminta keterangan dari beberapa saksi di sekitar lokasi kejadian.

Korban langsung dievakuasi oleh relawan ke Ruang Jenazah RSUD Dr. Doris Sylvanus Palangka Raya. Berdasarkan hasil visum, korban diperkirakan sudah meninggal dunia sekitar dua jam sebelum ditemukan, dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Kasat Reskrim Polresta Palangka Raya, AKP Eka Palti Arie Putra Hutagaol, menyatakan bahwa dari pemeriksaan awal tidak ditemukan adanya unsur tindak pidana atau kelalaian orang lain. Kendati demikian, penyelidikan mendalam tetap dilakukan untuk memastikan latar belakang tindakan korban.

"Korban selama ini tinggal sendiri. Berdasarkan keterangan saksi-saksi, korban diduga kuat sedang mengalami masalah asmara dengan kekasihnya," tandas AKP Eka Palti. (ab)
 

Reporter: Redaksi
Back to top