Kisah Pencari Burung Selamatkan Lansia Malawaken yang Hilang di Hutan

Penulis: Redaksi  •  Rabu, 17 Juni 2026 | 09:01:25 WIB

KALAMANTHANA, Muara Teweh – Berterima kasihlah kepada pencari burung. Merekalah yang akhirnya menemukan Ta’a, lansia yang hilang di Desa Malawaken, Barito Utara.

Ta’a (86), warga Desa Malawaken, Barito Utara, yang sebelumnya dilaporkan hilang, berhasil ditemukan pada Selasa 16 Juni 2026 sekitar pukul 11.00 WIB.

Ta’a ditemukan 10 hari setelah menghilang dari rumahnya. Saat itu, dia diperkirakan bergerak ke kawasan hutan di Desa Malawaken, Barito Utara.

Ta’a, berdasarkan keterangan pihak keluarga, ditemukan sedang duduk di tepi Sungai Lalemo. Dia ditemukan Iwan dan kawan-kawan, warga Desa Pari yang bersama dua rekannya sedang mencari burung.

Setelah dilakukan identifikasi, dipastikan bahwa perempuan tersebut adalah Ta’a yang sedang dicari.

Korban kemudian diberikan pertolongan dan diantar ke Pelabuhan Feri Penyeberangan Malawaken untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Berdasarkan pemeriksaan tenaga medis Pustu Malawaken, Ta’a mengalami luka serius pada kaki sebelah kanan.

Korban telah dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk mendapatkan penanganan dan perawatan lebih lanjut.

Beberapa hari sebelumnya, Tim SAR Gabungan sempat mendapatkan harapan yang membuncah. Pasalnya, pada pencarian hari ketiga itu, tim menemukan sejumlah barang-barang milik Ta’a.

Barang-barang tersebut antara lain berupa lanjung, parang, dan akar-akaran. Barang yang diduga milik Ta’a itu ditemukan karyawan PLN di jalur tiang SUTET No 284 Gardu Induk Muara Teweh-Buntok atau berjarak 3,5 km dari rumah korban.

Anggota keluarga Ta’a pun memvalidasi bahwa barang-barang yang ditemukan itu adalah milik Ta’a. (*)
 

Reporter: Redaksi
Back to top