KALAMANTHANA, Kuala Kapuas -
Sebanyak 31 desa di Kabupaten Kapuas, masih belum menikmati aliran listrik. PT PLN pun menargetkan pada 2029 seluruh desa di Kapuas telah terlayani jaringan listrik PLN.
Target tersebut tertuang dalam roadmap listrik perdesaan yang dipaparkan dalam rapat lanjutan elektrifikasi Desa Barunang dan sekitarnya di ruang rapat Rumah Jabatan Bupati Kapuas, Kamis (18/6/2026).
Manager UP2 PLN Kalteng, Sugianto, mengatakan dari total 231 desa di Kabupaten Kapuas, hingga Juni 2026 tercatat 200 desa telah berlistrik PLN, sedangkan 31 desa lainnya masih belum terlayani jaringan PLN.
“PLN sudah menyusun roadmap pembangunan listrik desa-desa di Kabupaten Kapuas hingga tahun 2029. Secara bertahap desa-desa yang belum teraliri listrik akan masuk dalam program pembangunan jaringan listrik,” ujar Sugianto.
Menurut dia, pada periode 2026–2027 PLN menargetkan pembangunan jaringan listrik di delapan desa. Kemudian pada 2028 sebanyak 15 desa, dan delapan desa lainnya pada 2029.
Dengan pelaksanaan program tersebut, rasio desa berlistrik (RDB) PLN di Kabupaten Kapuas ditargetkan meningkat dari 90,04 persen pada 2026–2027 menjadi 96,54 persen pada 2028, hingga mencapai 100 persen pada 2029.
Sugianto menjelaskan, khusus Desa Barunang di Kecamatan Kapuas Tengah, PLN menghadapi kendala kewenangan wilayah usaha kelistrikan. Desa tersebut masuk dalam wilayah usaha jasa kelistrikan PT EPN yang merupakan bagian dari PT ABB.
“PLN tidak bisa masuk ke wilayah usaha badan usaha lain karena sama-sama memiliki kewenangan sebagai penyelenggara usaha ketenagalistrikan. Karena itu diperlukan koordinasi dan penyelesaian berbagai aspek perizinan agar program elektrifikasi dapat berjalan,” jelasnya.
Berdasarkan roadmap yang disusun PLN, Desa Barunang masuk dalam daftar desa prioritas pembangunan listrik pada tahun 2028 bersama sejumlah desa lainnya di Kecamatan Kapuas Tengah.
Sementara itu, Bupati Kapuas H. Muhammad Wiyatno menyambut baik roadmap yang telah disusun PLN. Ia berharap seluruh pihak dapat bersinergi untuk mempercepat realisasi program sehingga masyarakat yang selama ini belum menikmati listrik dapat segera merasakan manfaatnya.
“Pemerintah Kabupaten Kapuas siap membantu mempercepat proses perizinan dan koordinasi dengan pihak terkait. Harapan kami, progres pembangunan listrik dapat berjalan sesuai target yang telah ditetapkan,” tegas Wiyatno. (fan)