Mulai Deh! Garda Prabowo Laporkan Tiyo Ardianto ke Bareskrim Polri

Penulis: Redaksi  •  Kamis, 18 Juni 2026 | 15:51:21 WIB

KALAMANTHANA, Jakarta – Mantan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto dilaporkan ke Bareskrim Polri. Pelapornya bukan Presiden Prabowo Subianto, melainkan Ormas Garda Prabowo.

Tiyo Ardianto dilaporkan Garda Prabowo ke Bareskrim Polri atas dugaan penghinaan terhadap kepala negara.

Ketua LBH Garda Prabowo, Daeng Lukman, mengatakan pengaduan ke Bareskrim Polri ini didasarkan atas pernyataan Tiyo Ardianto yang dinilai pihaknya menghina martabat Presiden Prabowo Subianto.

“Dumas (aduan masyarakat) kami terkait dengan saudara Tiyo Ardianto, eks Ketua BEM UGM yang menghina presiden dengan sebutan kata-kata kurang–saya pikir teman-teman tahu semua,” katanya saat di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis 18 Juni 1026.

Ia menegaskan Garda Prabowo sejatinya menghormati kebebasan berpendapat dan antikritik. Namun, menurutnya, penghinaan dan serangan personal terhadap presiden tidak bisa dibenarkan.

“Jadi, kami datang ke Mabes Polri dan kami sudah konsultasi dumas ini. Apakah terkait nanti selanjutnya kemudian akan diproses, itu lain hal. Apakah kemudian nanti beliau yang melaporkan, kita tidak tahu,” katanya.

Sementara itu, Pengacara Ferdinand Hutahaean yang mendampingi Garda Prabowo, mengatakan bahwa pernyataan Tiyo yang diadukan adalah terkait membandingkan Presiden Prabowo dengan hewan.

“Statement tersebut sangat menjijikkan dan tidak layak untuk kami sebutkan. Takutnya nanti anak-anak kita mengikuti,” katanya.

Hal lain yang diadukan adalah dugaan penyebaran berita bohong terkait adanya alat pelacak di mobil Tiyo. Menurutnya, tuduhan tersebut harus diluruskan karena memberatkan posisi pemerintah.

Politikus itu pun menegaskan bahwa dumas ini bukan bentuk pembungkaman, melainkan menjadi pengingat bagi Tiyo maupun masyarakat lainnya bahwa ada batasan dalam kebebasan berpendapat.

“Kritik sekeras-kerasnya, silakan kami dukung mahasiswa bersuara kritis karena pemerintah ini juga perlu dikawal, pemerintah ini juga perlu diluruskan kalau belok, kalau bengkok jalannya. Akan tetapi, kita akan melawan setiap upaya caci maki, penghinaan, dan pelecehan terhadap pemimpin negara kita,” ucapnya. (*)
 

Reporter: Redaksi
Back to top