Karhutla Mulai Ancam Barito Utara, Langkah Ini yang Diambil Polsek Gunung Timang

Penulis: Redaksi  •  Jumat, 19 Juni 2026 | 17:08:10 WIB

KALAMANTHANA, Muara Teweh – Siklus cuaca membuat ancaman kebakaran hutan dan lahan alias karhutla kini mulai ada di depan mata. Polsek Gunung Timang di Barito Utara pun mengambil langkah.

Salah satunya, untuk mencegah terjadinya karhutla, Polsek Gunung Timang pun melaksanakan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Gunung Timang, Kabupaten Barito Utara.

Sosialisasi tersebut dilakukan aparat Polsek Gunung Timang dengan menyambangi warga secara langsung serta memberikan imbauan agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Selain itu, masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai dampak negatif karhutla terhadap lingkungan, kesehatan, serta aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

Upaya sosialisasi ini sejalan dengan langkah preventif yang terus dilakukan jajaran Polres Barito Utara dalam mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan.

Kapolsek Gunung Timang Iptu Mulianto menyampaikan pencegahan karhutla membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat.

Oleh karena itu, pihak kepolisian terus mengajak warga untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan dan tidak melakukan pembakaran saat membuka lahan pertanian maupun perkebunan.

Dalam kesempatan tersebut, aparat Polsek Gunung Timang juga mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan titik api ataupun aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran hutan dan lahan.

Kerja sama antara masyarakat dan aparat sangat diperlukan guna mewujudkan wilayah yang aman, nyaman, dan bebas dari bencana karhutla.

Karhutla sendiri mulai terjadi di wilayah Barito Utara akhir-akhir ini. Salah satunya dan yang teranyar terjadi di Desa Trahaen, Kecamatan Teweh Selatan.

Karhutla yang terjadi pada Sabtu 13 Juni 2026 itu melanda hampir 1 hektare lahan di Desa Trahaen. (*)
 

Reporter: Redaksi
Back to top