KALAMANTHANA, Samarinda – Sempat dikira melompat di Jembatan Mahulu, FVS akhirnya ditemukan di Dermaga Pelabuhan Ferry Penajam Paser Utara.
Keberasaan FVS, perempuan berusia 24 tahun itu, sempat menjadi tanda tanya saat sepeda motor dan tasnya ditemukan terlantar di atas Jembatan Mahulu, Senin lalu.
Melalui akun instagram @polrestasamarinda, disebutkan bahwa kasus hilangnya FVS berhasil diungkap Polsek Kawasan Pelabuhan (PKP) Samarinda.
Awalnya, temuan motor Honda Vario (KT 4233 MR) milik korban sempat memicu dugaan bunuh diri dengan cara melompat dari Jembatan Mahulu.
Namun, setelah dilakukan penyelidikan mendalam oleh Unit Reskrim dengan memeriksa rekaman CCTV serta meminta keterangan pihak keluarga dan suami korban, didapati fakta bahwa korban sengaja pergi dari rumah akibat tekanan psikologis terkait masalah rumah tangga dan utang piutang.
“Dari hasil penyelidikan anggota di lapangan, tidak ada saksi yang melihat korban melompat,” kata Kapolsek Kawasan Pelabuhan Samarinda.
Pihaknya pun langsung menyebar informasi ke pelabuhan dan terminal.
“Akhirnya korban berhasil kami lacak keberadaannya di Penajam dalam keadaan sehat walafiat dan kini sudah diserahkan kembali kepada pihak keluarga,” ujar Kapolsek Kawasan Pelabuhan Samarinda.
Pihak keluarga pun menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada jajaran Polsek KP Samarinda atas respons cepat dan kerja kerasnya dalam menelusuri keberadaan korban hingga ditemukan dengan selamat. (*)