Seluruh Komponen Masyarakat Satukan Komitmen Jaga Kondusivitas Kotawaringin Timur

Penulis: Redaksi  •  Rabu, 24 Juni 2026 | 09:49:46 WIB
Suasana Apel Sabuk Kamtibmas dan Doa Bersama Lintas Agama yang digelar Polres Kotawaringin Timur (Kotim), Rabu (24/6/2026).

KALAMANTHANA, Sampit – Semangat kebersamaan dan persatuan dalam menjaga keamanan daerah tergambar dalam Apel Sabuk Kamtibmas dan Doa Bersama Lintas Agama yang digelar Polres Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Rabu 24 Juni 2026.

Kegiatan yang berlangsung di halaman Markas Polres Kotawaringin Timur itu menjadi momentum mempererat sinergi antara kepolisian dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga situasi daerah tetap aman, damai, dan kondusif.

Sejumlah tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, paguyuban, hingga perwakilan instansi terkait hadir di Markas Polres Kotawaringin Timur dalam kegiatan tersebut.

Kehadiran berbagai unsur masyarakat itu menunjukkan kuatnya komitmen bersama untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di Bumi Habaring Hurung.

Rangkaian kegiatan diawali dengan apel kamtibmas yang dilanjutkan doa bersama lintas agama.

Dalam suasana penuh khidmat, para pemuka agama secara bergantian memanjatkan doa demi keamanan daerah, keselamatan masyarakat, serta kelancaran tugas aparat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Kepala Polres Kotawaringin Timur, AKBP Resky Maulana Zulkarnain mengatakan kegiatan tersebut bertujuan membangun kesadaran bersama bahwa keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat kepolisian, melainkan menjadi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.

“Pada hari ini Polres Kotawaringin Timur melaksanakan kegiatan Apel Kamtibmas. Ini dimaksud untuk sama-sama kita memotivasi baik dari Polri sendiri sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat, dan juga kita mengundang seluruh lapisan masyarakat baik dari organisasi masyarakat, paguyuban, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat dan seluruh lapisan masyarakat untuk sama-sama bagaimana menjaga kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat khususnya di Kotawaringin Timur ini tetap terjaga dengan baik,” ujarnya.

Menurut Resky, situasi aman dan kondusif merupakan modal penting bagi pembangunan daerah. Karena itu, kepedulian terhadap keamanan perlu ditumbuhkan mulai dari lingkungan terkecil, baik keluarga maupun lingkungan tempat tinggal, sehingga potensi gangguan kamtibmas dapat dicegah sejak dini.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan menjaga keamanan daerah tidak dapat dicapai hanya melalui kerja aparat penegak hukum. Peran aktif masyarakat menjadi faktor utama dalam menciptakan suasana yang tenteram dan harmonis.

“Esensinya adalah untuk menggugah kita semua bahwa kamtibmas ini tidak hanya serta-merta menjadi tugas Polri, tapi juga tugas kita bersama bagaimana menjaga lingkungan dari lingkup yang terkecil, baik lingkungan keluarga sampai dengan Kabupaten Kotawaringin Timur,” tegasnya.

Lebih lanjut, Resky menilai nilai-nilai kearifan lokal yang hidup di tengah masyarakat Kalimantan Tengah menjadi modal sosial yang sangat kuat dalam menjaga persatuan. Filosofi Huma Betang yang menjunjung tinggi toleransi, kebersamaan, dan musyawarah serta semangat Habaring Hurung yang bermakna gotong royong dinilai harus terus dipelihara di tengah kehidupan masyarakat yang majemuk.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Kotim berharap semakin terbangun sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga stabilitas daerah.

Dengan kebersamaan dan kepedulian seluruh pihak, kondisi keamanan dan ketertiban di Kabupaten Kotawaringin Timur diharapkan tetap terjaga sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan aman dan nyaman. (su)

Reporter: Redaksi
Back to top