Terungkap! Mayat Perempuan di Pelabuhan Taksi PPM Sampit Bukanlah Korban Kekerasan

Penulis: Redaksi  •  Senin, 29 Juni 2026 | 08:36:53 WIB

KALAMANTHANA, Sampit – Tabir ditemukannya jasad perempuan di Pelabuhan Taksi Sungai Kompleks Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) Sampit, Kotawaringin Timur, mulai terbuka.

Korban diketahui seorang perempuan berinisial ML. Dia ditemukan mengapung di perairan Sungai Mentaya pada minggu 28 Juni 2026 sore.

Penemuan tersebut pertama kali dilaporkan warga kepada anggota Satpolairud Polres Kotawaringin Timur yang sedang melaksanakan tugas jaga.

Petugas kemudian langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi dan membawa jenazah ke RSUD dr. Murjani Sampit guna menjalani pemeriksaan Visum et Repertum.

Kapolres Kotawaringin Timur AKBP Resky Maulana Zulkarnain melalui Kasi Humas AKP Edy Wiyoko mengatakan, personel bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat mengenai adanya mayat yang mengapung di sekitar pelabuhan taksi air susur sungai.

"Anggota Satpolairud yang sedang melaksanakan tugas jaga menerima informasi dari warga terkait adanya mayat mengapung di sekitar pelabuhan,” katanya.

Petugas, sebut Edy Wiyoko, langsung menuju lokasi dan berkoordinasi dengan PMI untuk mengevakuasi korban ke RSUD dr. Murjani Sampit guna dilakukan pemeriksaan visum.

Dari hasil pemeriksaan visum luar, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Pihak keluarga juga telah membuat surat pernyataan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah.

Mayat tersebut ditemukan warga di sekitar PPM Sampit pada Minggu 28 Juni 2026 sore.

Sejumlah warga juga sempat merekam kejadian tersebut hingga videonya beredar di media sosial.

Petugas gabungan segera melakukan pengamanan area dan mengevakuasi jenazah dari lokasi kejadian untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut.

Relawan PMI Kotim, Sidik, membenarkan adanya proses evakuasi tersebut. Jenazah kemudian dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan medis. (su)

Reporter: Redaksi
Back to top