Tragedi di Tumbang Koling, Ternyata Pria ini Sudah Berkali-kali Berniat Mengakhiri Hidupnya

Penulis: Redaksi  •  Kamis, 23 Juli 2026 | 18:54:58 WIB

KALAMANTHANA, Sampit – Keputusasaan diduga menjadi pemicu AH nekad mengakhiri hidupnya. Tanda-tanda itu bahkan sudah muncul berkali-kali.

AH ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di Tumbang Koling, Kecamatan Cempaga Hulu, Kotawaringin Timur.

AH, pria berusia 48 tahun itu, ditemukan tak bernyawa di rumahnya sendiri di Perumahan Karyawan GS PT NKU Estate SMME di Tumbang Koling, Rabu 22 Juli 2026 sekitar pukul 16.00 WIB.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban telah lama menderita penyakit yang tidak kunjung sembuh.

Kondisi tersebut diduga membuat korban mengalami tekanan psikologis hingga beberapa kali menyampaikan keinginannya untuk mengakhiri hidup.

Keluarga korban juga menyatakan menerima kejadian itu sebagai musibah dan meminta agar jenazah tidak diautopsi. Permohonan tersebut disampaikan secara tertulis kepada pihak kepolisian.

“Pihak keluarga telah membuat surat pernyataan penolakan autopsi dan tidak mengajukan tuntutan hukum. Meski demikian, Unit Reskrim Polsek Cempaga Hulu tetap melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian korban,” ujar Kapolres Kotawaringin Timur AKBP Resky Maulana Zulkarnain melalui Kapolsek Cempaga Hulu Ipda Hendra Sopiyan Dalimunthe

Peristiwa tragis itu menggemparkan penghuni perumahan karyawan. Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera melaporkannya ke Polsek Cempaga Hulu.

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi mendapati korban telah diturunkan pihak keluarga.

Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menemukan tali nilon berwarna hijau yang digunakan korban masih terikat di kusen pintu, sementara sisa tali masih melingkar di leher korban.

Hendra Sopiyan Dalimunthe mengatakan, hasil pemeriksaan sementara tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

"Petugas langsung melakukan olah TKP setelah menerima laporan dari masyarakat,” ujarnya.

Menurut Hendra, dari pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Karena itu, dugaan sementara korban meninggal karena gantung diri.

Setelah proses identifikasi selesai, jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimandikan dan dimakamkan.

Polisi memastikan seluruh proses penanganan dilakukan sesuai prosedur guna memastikan tidak ada unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut. (*)
 

Reporter: Redaksi
Back to top