KALAMANTHANA, Palangka Raya – Langkah Dinas Pendidikan Palangka Raya yang menyesuaikan kegiatan belajar mengajar di tengah memburuknya kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mendapat dukungan penuh dari Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Subandi.
Menurutnya, keselamatan dan kesehatan peserta didik harus menjadi prioritas utama. Subandi menilai kebijakan penyesuaian pembelajaran merupakan langkah antisipatif untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat kualitas udara yang terus menurun.
“Kami mendukung langkah Dinas Pendidikan melakukan penyesuaian pembelajaran. Keselamatan dan kesehatan peserta didik harus menjadi prioritas ketika kualitas udara memburuk akibat kabut asap,” ujarnya, Jumat (31/7/2026).
Ia juga mendukung kebijakan penggunaan masker dan pembatasan aktivitas di luar ruangan selama kondisi udara belum membaik. Menurutnya, seluruh satuan pendidikan harus menyesuaikan kegiatan dengan kondisi di lapangan. “Sekolah harus mengikuti kondisi di lapangan. Kalau kualitas udara memang tidak memungkinkan, aktivitas di luar ruangan sebaiknya dihentikan sementara demi melindungi anak-anak kita,” katanya.
Politikus Partai Golkar itu turut mengimbau para orang tua agar berperan aktif menjaga kesehatan anak selama kabut asap masih terjadi. Orang tua diminta memastikan anak memakai masker saat beraktivitas di luar rumah, mengonsumsi makanan bergizi, serta mengurangi aktivitas di luar ruangan jika tidak mendesak.
Selain itu, Subandi meminta pemerintah daerah terus memantau perkembangan kualitas udara dan mengevaluasi kebijakan pembelajaran apabila kondisi kabut asap semakin memburuk. Ia menilai koordinasi antara Disdik, Dinas Kesehatan, BPBD, dan instansi terkait perlu terus diperkuat. (Mit).