KALAMANTHANA, Kasongan — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Kasongan menggelar razia blok hunian dan tes urine bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) pada Selasa (22/9/2026). Kegiatan ini berlangsung pukul 08.00 hingga 12.00 WIB sebagai upaya meningkatkan kewaspadaan dan deteksi dini terhadap gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib).

Aksi preventif ini melibatkan sinergi lintas instansi, terdiri atas 69 petugas Lapas Kasongan, 10 personel Kodim 1019/Katingan, 20 personel Polres Katingan, serta 25 personel BNN Provinsi Kalimantan Tengah.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 200 warga binaan menjalani tes urine. Petugas juga menyisir area hunian untuk mencegah penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika di dalam lapas.

Dari hasil razia, petugas menyita sejumlah barang terlarang seperti gunting, kabel, dan kipas angin. Meski demikian, petugas memastikan tidak menemukan narkotika maupun ponsel (handphone). Sementara itu, hasil pemeriksaan tes urine terhadap seluruh warga binaan yang diperiksa dinyatakan negatif.

Mengusung tema “Peningkatan Kewaspadaan Deteksi Dini Cegah Gangguan Kamtib” dan semangat “Pemasyarakatan Kerja Nyata Pelayanan Prima”, seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif.

Melalui langkah ini, Lapas Narkotika Kelas IIA Kasongan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pengawasan serta memelihara sinergi bersama aparat penegak hukum demi menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bersih dari narkoba. (sly)