KALAMANTHANA, Sampit – Suasana di salah satu ruas jalan utama Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, mendadak berubah pada Jumat. Seorang warga tersengat aliran listrik di depan City Mall Sampit, Jalan Jenderal Sudirman KM 1,5.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB, Jumat 7 Agustus 2026, ketika aktivitas masyarakat di kawasan tersebut masih berlangsung. Kejadian itu sontak menarik perhatian warga dan pengguna jalan yang melintas.
Informasi mengenai insiden tersebut kemudian diterima personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kotawaringin Timur yang sedang melaksanakan patroli. Petugas langsung menuju lokasi setelah mendapat laporan dari masyarakat.
Setibanya di lokasi, personel terlebih dahulu mengamankan area di sekitar korban. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi tetap terkendali sekaligus mengantisipasi kemungkinan adanya aliran listrik yang masih aktif.
Kondisi tersebut membuat proses pertolongan tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Petugas harus memastikan lingkungan sekitar cukup aman sebelum mengevakuasi korban.
Kapolres Kotim Resky Maulana Zulkarnaen melalui Kasat Lantas Kotim Hariyanto mengatakan, personel langsung merespons laporan masyarakat begitu mengetahui adanya warga yang tersengat listrik.
“Begitu menerima informasi dari warga, anggota di lapangan langsung meluncur ke lokasi di depan City Mall untuk memberikan pertolongan pertama,” ujar Hariyanto.
Setelah kondisi sekitar dipastikan aman, petugas kemudian melakukan evakuasi terhadap korban. Korban dibawa keluar dari lokasi kejadian untuk selanjutnya mendapatkan penanganan medis.
Proses evakuasi dilakukan dengan cepat mengingat korban membutuhkan pemeriksaan di fasilitas kesehatan. Petugas membawa korban menuju fasilitas kesehatan terdekat agar dapat segera mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Di tengah proses tersebut, personel lainnya melakukan pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi. Hal ini dilakukan karena kejadian berlangsung di Jalan Jenderal Sudirman yang menjadi salah satu jalur aktivitas kendaraan di Kota Sampit.
Arus kendaraan di sekitar lokasi tetap dipantau agar proses evakuasi tidak terganggu. Petugas juga memastikan kendaraan yang membawa korban dapat meninggalkan lokasi dengan lancar.
“Kami juga melakukan pengaturan lalu lintas agar proses evakuasi berjalan lancar dan situasi di sekitar lokasi tetap aman,” jelas Hariyanto.
Kejadian tersebut sempat menjadi perhatian masyarakat yang berada di sekitar City Mall. Warga terlihat memperhatikan proses penanganan hingga korban berhasil dibawa dari lokasi.
Korban kemudian mendapatkan penanganan di fasilitas kesehatan. Belum ada keterangan lebih lanjut mengenai kondisi korban setelah menjalani pemeriksaan medis.
Insiden ini sekaligus menjadi pengingat mengenai potensi bahaya aliran listrik di ruang publik. Kondisi kabel, instalasi, maupun sumber listrik yang mengalami gangguan dapat membahayakan siapa saja yang berada di sekitarnya.
Masyarakat diminta tidak terburu-buru memberikan pertolongan secara langsung apabila menemukan korban tersengat listrik. Terlebih jika sumber listrik belum dipastikan telah diputus.
Menjaga jarak dari lokasi, mengamankan warga sekitar, serta segera menghubungi petugas menjadi langkah penting untuk mencegah jatuhnya korban tambahan.
Respons cepat petugas dalam kejadian tersebut juga menunjukkan pentingnya keberadaan personel di lapangan ketika terjadi situasi darurat di tengah aktivitas masyarakat. Selain memastikan korban mendapat pertolongan, pengamanan lokasi dan kelancaran lalu lintas menjadi bagian penting agar penanganan berlangsung aman.
Hingga proses evakuasi selesai, situasi di sekitar depan City Mall Sampit dapat dikendalikan dan aktivitas lalu lintas kembali berjalan. (*)