Tenggelam Saat Mancing di Sungai Bulik, Pria Pasuruan Ditemukan Meninggal Dunia

Penulis: Redaksi  •  Senin, 10 Agustus 2026 | 19:27:32 WIB

KALAMANTHANA, Lamandau – Seorang warga Pasuruan, Jawa Timur, Sarundap, ditemukan tak bernyawa setelah tenggelam di Sungai Bulik, Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah.

Jasad Sarundap ditemukan Tim SAR Gabungan pada Senin 10 Agustus 2026 pagi. Sayangnya, saat ditemukan di Sungai Bulik, Lamandau, Sarundap sudah meninggal dunia.

Sarundap dilaporkan terpeleset dan tenggelam saat sedang memancing di tepi Sungai Bulik, Kabupaten Lamandau, bersama rekannya pada Minggu 9 Agustus 2026 siang pukul 12.30 WIB.

Upaya pencarian awal oleh pihak keluarga dan masyarakat setempat belum membuahkan hasil, hingga akhirnya dilaporkan ke pihak Pos SAR Pangkalan Bun.

Memasuki hari kedua pencarian, Senin 10 Agustus 2026, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Pos SAR Pangkalan Bun, Polres Lamandau, BPBD Kabupaten Lamandau, serta keluarga dan warga sekitar memulai penyisiran sejak pukul 07.00 WIB sesuai area yang telah ditentukan.

“Pada pukul 09.50 WIB, Tim SAR Gabungan menemukan korban sekitar 50 meter dari posisi korban tenggelam. Korban muncul ke permukaan setelah Tim SAR Gabungan melakukan manuver perahu karet di permukaan,” ungkap Mahdi, Koordinator Lapangan Basarnas.

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah korban langsung dievakuasi menuju RSUD Lamandau untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palangka Raya, AA Ketut Alit Supartana, membenarkan penemuan tersebut dan menyampaikan apresiasinya kepada seluruh unsur penolong yang terlibat di lapangan.

“Dengan telah ditemukannya korban, maka Operasi SAR KMM ini secara resmi dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup. Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh unsur Tim SAR Gabungan yang telah bekerja keras dalam operasi ini hingga korban bisa ditemukan,” katanya. (*)
 

Reporter: Redaksi
Back to top