Jati Asmoro Minta Pemerintah Buka Peluang Kerja

Penulis: Huda  •  Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:37:16 WIB
Jati Asmoro

KALAMANTHANA, Palangka Raya – Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025, jumlah pengangguran di ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah mencapai sekitar 8.175 orang, sebagian besar merupakan lulusan baru atau fresh graduate.  

Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Jati Asmoro, menilai meningkatnya angka pengangguran tidak hanya disebabkan oleh penduduk asli yang belum mendapatkan pekerjaan. “Palangka Raya sebagai ibu kota provinsi tentu menjadi tujuan masyarakat dari berbagai daerah untuk mencari pekerjaan. Hal ini bisa menjadi salah satu faktor bertambahnya jumlah pencari kerja,” ujarnya, Rabu (12/8/2026).  

Jati menegaskan, pemerintah daerah tidak boleh tinggal diam. Ia mendorong Pemerintah Kota Palangka Raya untuk lebih aktif menciptakan dan membuka peluang kerja baru melalui pengembangan dunia usaha yang saat ini terus tumbuh di berbagai sektor.  

Menurutnya, diperlukan sinergi yang kuat antara pemerintah dan pihak swasta agar pertumbuhan usaha yang terjadi mampu memberikan dampak nyata terhadap penyerapan tenaga kerja lokal. “Perkembangan dunia usaha harus dibarengi dengan upaya membuka lapangan pekerjaan yang lebih luas. Pemerintah dan sektor swasta perlu bekerja sama agar peluang kerja semakin banyak tersedia bagi masyarakat,” tuturnya.  

Selain memperluas lapangan kerja, Jati juga menekankan pentingnya pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai salah satu sektor yang berpotensi besar dalam menyerap tenaga kerja.  

Ia mendorong instansi terkait untuk terus membuka peluang usaha di berbagai bidang, mulai dari sektor pariwisata, kuliner, UMKM, perbengkelan, hingga biro perjalanan. Dengan semakin banyaknya sektor usaha yang berkembang, diharapkan angka pengangguran dapat ditekan dan tidak terus meningkat setiap tahun. (Mit).

Reporter: Huda
Back to top