KALAMANTHANA, Sampit – Warga di kawasan Jalan Tjilik Riwut, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur, dibuat geger setelah satu unit sepeda motor jenis CRF berwarna hitam dilaporkan hilang dari area kos.
Kejadian itu baru diketahui Jumat 14 Agustus 2026 pagi di belakang Coffee TKP, setelah pemilik keluar dari dalam rumah dan mendapati sepeda motor yang sebelumnya terparkir di sekitar tempat tinggal sudah tidak berada di lokasi. Saat ditinggalkan, kendaraan diketahui dalam kondisi tidak dikunci stang.
Pemilik yang menyadari motornya tidak ada kemudian memeriksa kembali area sekitar kos. Namun, kendaraan tersebut tidak ditemukan sehingga keluarga menduga motor telah dibawa oleh orang lain.
Kakak korban, Purwanto, mengatakan sebelum sepeda motor diketahui hilang, sempat ada seseorang yang tidak dikenal berada di sekitar lokasi. Sosok tersebut disebut beberapa kali terlihat mondar-mandir di kawasan kos.
Keberadaan orang tersebut kemudian menjadi perhatian keluarga karena aktivitasnya terjadi sebelum kendaraan dinyatakan hilang.
Bahkan, orang yang belum diketahui identitasnya itu disebut sempat memperhatikan atau melihat kamera pengawas (CCTV) yang berada di sekitar lokasi.
“Memang sebelum kejadian ada orang yang mencurigakan dan tidak dikenal. Dia sempat mondar-mandir di lokasi sampai akhirnya motor diketahui hilang,” kata Purwanto.
Meski demikian, keluarga belum berani memastikan bahwa orang yang sempat terlihat tersebut merupakan pelaku pencurian. Informasi mengenai sosok tersebut masih sebatas keterangan yang dilihat warga di sekitar lokasi.
Keluarga selanjutnya berencana memeriksa rekaman CCTV. Langkah tersebut dilakukan untuk mencari petunjuk mengenai aktivitas di sekitar kos, termasuk kemungkinan adanya rekaman orang yang datang atau pergi menggunakan sepeda motor tersebut.
“Kami rencana hari ini hendak lapor ke polisi dan mengecek CCTV untuk melihat apakah ada rekaman pelaku,” ujarnya.
Menurut keluarga, pemeriksaan CCTV menjadi penting karena kejadian berlangsung ketika pemilik berada di dalam rumah. Dengan adanya rekaman kamera pengawas, diharapkan dapat diketahui waktu kendaraan dibawa serta arah yang kemungkinan digunakan setelah meninggalkan lokasi.
Setelah kejadian diketahui, keluarga juga berencana membawa persoalan tersebut ke pihak kepolisian. Laporan diharapkan dapat menjadi dasar bagi petugas untuk melakukan penyelidikan dan menelusuri keberadaan kendaraan.
Hingga saat ini, sepeda motor CRF berwarna hitam tersebut belum diketahui keberadaannya. Begitu pula identitas orang yang sebelumnya terlihat mondar-mandir di sekitar lokasi masih dalam penelusuran.
Keluarga berharap masyarakat yang berada di sekitar Jalan Tjilik Riwut maupun kawasan Baamang dapat membantu memberikan informasi apabila melihat kendaraan dengan ciri tersebut. Informasi sekecil apa pun diharapkan dapat membantu proses pencarian. (su)