KALAMANTHANA, Muara Teweh – Menempuh jarak 20 kilometer tak menyurutkan tim gabungan memadamkan api karhutla di Desa Bintang Ninggi II, Kecamatan Teweh Selatan, Barito Utara, Kalimantan Tengah.
Tim gabungan didominasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Damkar, dan Polres Barito Utara melalui Polsek Bukit Sawit. Mereka menangani karhutla pada Minggu 23 Agustus 2026.
Titik api itu muncul di Km 3 Jalan Hauling, Desa Bintang Ninggi II, Teweh Selatan. Polisi, BPBD, Damkar, masyarakat adat, dan dukungan PT BIMA, berjibaku menuju lokasi, setelah menerima laporan masyarakat.
Tim diterjunkan lengkap dengan sarana dan prasarana mitigasi seperti mobil tangki, pompa punggung (jet shooter), hingga alat navigasi GPS.
Tim gabungan bergerak dari Polsek Bukit Sawit pada pukul 09.00 WIB. Mereka harus menempuh jalur darat sejauh 20 kilometer.
Kendati dihadapkan pada hambatan medan jalan berdebu serta minimnya sumber air di sekitar lokasi, berkat dedikasi dan sinergi tinggi, tim berhasil menemukan lokasi hotspot pada pukul 09.40 WIB.
Tim gabungan pun langsung melakukan pemadaman secara terukur hingga api berhasil dipadamkan sepenuhnya.
Kepala Polres Barito Utara AKBP Singgih Febiyanto melalui Kasubsi Penmas Seksi Humas Polres Barito Utara Iptu Novendra WP, menyampaikan kegiatan pemantauan dan tindakan cepat ini merupakan komitmen nyata Polres Barito Utara dalam menjaga wilayah dari ancaman karhutla.
“Polres Barito Utara bersama instansi terkait senantiasa siaga dan responsif terhadap setiap kemunculan titik api di wilayah Barito Utara,” kata Novendra.
Pihaknya tidak hanya fokus pada upaya pemadaman di lapangan, tetapi juga secara masif memberikan edukasi dan imbauan pencegahan kepada masyarakat.
“Kami mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar tidak membuka lahan atau perkebunan dengan cara dibakar, terlebih saat memasuki musim kemarau,” tambahnya.
Dia menyebutkan apabila masyarakat melihat atau menemukan titik api, Polres Barito Utara meminta untuk segera melaporkannya ke Polsek terdekat atau melalui Layanan Call Center 110 Polres Barito Utara agar dapat segera ditangani.
Setelah memastikan situasi aman, kondusif, dan titik api benar-benar padam, seluruh personel kembali ke posko pada pukul 15.00 WIB.
Selama rangkaian kegiatan ground check hingga pemadaman berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman dan terkendali. (*)