Drama di Balik Sukses SMAN 2 Katingan Kuala Jadi yang Terbaik Nasional, Ada Apa Abdul Malik?

Penulis: Redaksi  •  Jumat, 28 Agustus 2026 | 07:54:42 WIB

KALAMANTHANA, Palangka Raya – Sukes SMAN 2 Katingan Kuala menjadi yang terbaik di tingkat nasional diwarnai peristiwa dramatis. Apa itu?

SMAN 2 Katingan Kuala mengharumkan nama Kalimantan Tengah. Mereka memenangkan Grand Final Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar RI 2026.

Kemenangan itu diraih SMAN 2 Katingan Kuala melalui penampilan yang dramatis dalam lomba yang berlangsung di Gedung Nusantara IV, Konmpleks Parlemen, Jakarta.

Tapi, keberhasilan itu tak dicapai begitu saja. Ada drama-drama yang terjadi di belakang layar.

Keberhasilan SMAN 2 Katingan Kuala menjadi pemenang terasa istimewa karena pada babak final, tim tersebut harus tampil dengan sembilan peserta. Salah seorang anggotanya, Abdul Malik mengalami kejang dan tidak dapat mengikuti perlombaan.

Meski absen, seusai lomba, Abdul Malik datang ke acara penyerahan hadiah dengan menggunakan kursi roda dan menemui rekan setimnya.

“Saya sempat deg-degan, bangga dan merasa bersalah,” kata Abdul Malik.

Abdul Malik merasakan hal seperti itu karena hanya bisa menyaksikan perjuangan teman-temannya di final melalui tayangan YouTube dari tempat tidur di Poliklinik MPR.

“Tetapi sepanjang lomba saya juga mendoakan agar teman-teman mampu mencapai hasil terbaik,” katanya.

Dalam lomba yang berlangsung pada Rabu (26/8) itu, SMAN 2 Katingan Kuala mengungguli sekolah-sekolah terbaik lainnya di Indonesia.

Siswa-siswa SMAN 2 Katingan Kuala mengungguli SMAN 8 Jakarta Selatan (DKI Jakarta), SMAN 1 Tanjung Selor (Kallimantan Utara), dan SMAN 2 Bogor (Jawa Barat).

Sebagai informasi, SMAN 8 Jakarta yang berlokasi di Jakarta Selatan, dianggap sebagai sekolah terbaik di Jakarta. Sekolah legendaris itu dikenal memiliki prestasi akademik dan jumlah lulusan terbanyak ke PTN.

Meski akhirnya keluar sebagai juara, SMAN 2 Katingan Kuala sempat mengawali pertandingan dengan kurang meyakinkan.

Dalam dua sesi awal, mereka masih berada di peringkat ketiga, di bawah SMAN 8 Jakarta Selatan dan SMAN 1 Tanjung Selor.

Titik balik terjadi pada sesi ketiga, yakni sesi rebutan. Secara perlahan, SMAN 2 Katingan Kuala mulai mendulang poin dan mengejar perolehan nilai SMAN 8 Jakarta Selatan.

Dengan perlahan tetapi pasti, SMAN 2 Katingan Kuala mampu membalikkan keadaan hingga akhirnya memimpin perolehan nilai dan memastikan diri sebagai juara pertama. (*)
 

Reporter: Redaksi
Back to top