KALAMANTHANA, Puruk Cahu – Penemuan Yulietha alias Imun yang hilang di Murung Raya menyisakan banyak cerita. Dari kisah pinang hingga suara batuk yang membuatnya ditemukan tim gabungan.
Yulietha alias Imun adalah wanita lansia yang sempat dilaporkan hilang di Murung Raya. Dia ditemukan pada Jumat 28 Agustus 2026 malam di Kecamatan Murung, Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah.
Berusia 73 tahun, berada dalam kondisi demensia (pikun), Yulietha alias Imun adalah ibunda seorang anggota BPBD Kabupaten Murung Raya.
Dia meninggalkan rumah untuk mencari pinang. Sebelum meninggalkan rumah, dia sempat pamit kepada suaminya.
Setelah cukup lama pergi, Yulietha tak juga kunjung pulang. Anggota keluarga mulai resah. Terutama karena kondisi kesehatan Imun tak begitu meyakinkan karena demensia.
Begitu masuk pukul 14.30 WIB, Yulietha belum juga kembali ke rumah. Keluarganya pun langsung memutuskan melakukan pencarian.
Perlu perjuangan berat bagi tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Murung Raya, Babinsa, masyarakat, dan keluarga, untuk bisa menemukan keberadaan Yulietha. Apalagi, tak lama berselang, siang berganti malam.
Upaya pencarian mulai menghadapi kendala karena suasana yang mulai gelap. Dengan mengandalkan alat bantu penyinaran, pencarian terus berlanjut.
Tanda-tanda baik mulai muncul sekitar pukul 21.00 WIB. Saat itu, tim gabungan menyisir area lahan terbakar di dekat Bandara Danau Usung di Kecamatan Murung.
Setelah beberapa jam melakukan pencarian, salah satu anak Yulietha yang ikut dalam pencarian mendengar suara batuk. Sang anak mengenali suara itu sebagai suara ibunya.
Kini, pencarian mulai terfokus pada lokasi arah datangnya suara batuk itu. Informasi kemudian disampaikan kepada tim.
Tim langsung bergerak menuju titik yang diduga menjadi sumber suara dari dua arah berbeda dengan menyusuri semak belukar. Pada pukul 22.22 WIB, Yulietha akhirnya berhasil ditemukan di bawah pohon dalam kondisi selamat.
Saat ditemukan, Yulietha dapat berkomunikasi dengan baik. Selanjutnya, tim BPBD mengevakuasi beliau dengan cara digendong keluar dari semak belukar menuju rumah.
Untuk memastikan kondisi kesehatannya, Yulietha kemudian dibawa menggunakan mobil PSC 119 ke rumah sakit guna mendapatkan pemeriksaan kesehatan lebih lanjut. (*)