Agustiar Tegaskan Program Kalteng Tetap Berjalan

Penulis: Huda  •  Senin, 25 Mei 2026 | 10:14:00 WIB
Pemprov Kalteng bersama Forkopimda memastikan program strategis daerah tetap berjalan melalui efisiensi dan penajaman anggaran pembangunan.

KALAMANTHANA, Palangka Raya  – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menegaskan komitmen mengawal keberlanjutan program strategis pembangunan daerah di tengah kebijakan efisiensi anggaran pemerintah pusat.

Komitmen tersebut mengemuka dalam talkshow bertajuk “Sinergi Forkopimda Kalimantan Tengah” yang disiarkan langsung dari Palangka Raya, Minggu (24/5/2026) malam.

Talkshow tersebut menghadirkan Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran, Pangdam Tambun Bungai Zainul Arifin, Kapolda Kalteng Iwan Kurniawan, serta Kabinda Kalteng Muhammad Nurwah. Diskusi membahas strategi menjaga program unggulan daerah agar tetap berjalan optimal dan tepat sasaran.

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran mengatakan efisiensi anggaran sebesar 34,71 persen tidak semestinya dipandang sebagai hambatan. Menurutnya, kebijakan tersebut justru menjadi momentum untuk menata kembali penggunaan anggaran agar lebih efektif dan tepat sasaran.

“Waktu itu kami pangkas biaya yang kurang esensial seperti perjalanan dinas, alat tulis kantor, hingga rapat di hotel. Hasilnya, program KHBS bisa diimplementasikan bahkan anggarannya masih surplus,” ujar Agustiar.

Ia menegaskan, pemerintah daerah ingin memastikan anggaran yang tersedia benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, baik di wilayah pedalaman maupun perkotaan.

Melalui penajaman alokasi anggaran, sejumlah program prioritas Pemprov Kalteng tetap dijalankan. Di antaranya Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS), layanan kesehatan gratis berbasis KTP, serta program pendidikan Satu Rumah Satu Sarjana.

Menurut Agustiar, efisiensi bukan berarti mengurangi komitmen pemerintah terhadap pelayanan masyarakat. Sebaliknya, anggaran diarahkan pada program yang dinilai memiliki dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Perkuat Pemerataan Pendidikan

Pada sektor pendidikan, Agustiar turut menyoroti capaian Kalimantan Tengah yang meraih penghargaan National Governance Award 2026.

Ia mengatakan pemerintah daerah terus mendorong pemerataan akses pendidikan melalui pemanfaatan teknologi. Salah satunya dengan mengintegrasikan perangkat smart board dan jaringan internet untuk jenjang SMA sederajat, termasuk di wilayah pelosok.

Upaya tersebut dinilai penting untuk memperkecil kesenjangan akses pendidikan antara wilayah perkotaan dan daerah terpencil.

Selain penguatan sarana pendidikan, Agustiar juga menyatakan telah menghibahkan lahan pribadi seluas 20 hektare untuk mendukung pembangunan Sekolah Garuda dan Sekolah Rakyat.

Pembangunan fasilitas pendidikan tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mencetak sumber daya manusia Kalimantan Tengah yang unggul, berprestasi, dan memiliki daya saing.

Sinergi antara pemerintah daerah dan Forkopimda dinilai menjadi faktor penting untuk memastikan berbagai program strategis tersebut dapat terlaksana secara efektif, sekaligus menjaga stabilitas dan keberlanjutan pembangunan di Kalimantan Tengah. (Mit).

Reporter: Huda
Back to top