Abaikan Teguran Warga, Bocah Kelurahan Melayu Tenggelam dan Meninggal di Sungai Barito

Penulis: Redaksi  •  Rabu, 02 September 2026 | 16:56:11 WIB

KALAMANTHANA, Muara Teweh – Betapapun debit Sungai Barito menurun, arusnya masih deras. Azka yang tenggelam, ditemukan meninggal dunia di sungai tersebut.

Azka, bocah berusia 8 tahun dari Kelurahan Melayu, Muara Teweh, tenggelam di Sungai Barito, Barito Utara, Selasa 1 September 2026.

Saat itu, Azka mandi berenang bersama tiga orang temannya di Sungai Barito, tepatnya di bawah Pasar Pendopo, Muara Teweh, Barito Utara, pagi hari.

Saat itu, Azka dan kawan-kawan sempat mendapat teguran dari warga agar tidak mandi di Sungai Barito.

Sayangnya, imbauan itu tak mereka hiraukan. Sekitar pukul 10.00 WIB, Azka dan seorang temannya hanyut.

Temannya berhasil diselamatkan warga. Tapi, Azka terbawa arus Sungai Barito yang cukup deras.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Barito Utara baru mendapatkan laporan peristiwa tenggelamnya Azka pada pukul 10.03 WIB.

Petugas BPBD pun langsung bergegas menuju titik lokasi. Mereka kemudian bergabung dalam Tim SAR gabungan yang antara lain diperkuat Satpolairud Polres Barito Utara, Polsek Teweh Tengah, Dinas Perhubungan, Disdamkarmat, Kecamatan Teweh Tengah, dan Kelurahan Melayu.

Dalam proses pencarian, Tim SAR gabungan menggunakan empat speed boat. Keempatnya masing-masing milik BPBD, Dinas Perhubungan, Disdamkarmat, dan Satpolairud Polres Barito Utara.

Tak hanya itu, warga setempat juga merelakan perahunya untuk mendukung operasional pencarian Tim SAR gabungan.

Azka baru ditemukan sekitar pukul 16.05 WIB, sekitar 10 meter dari tempatnya diduga tenggelam. Sayangnya, saat ditemukan, Azka sudah dalam keadaan tak bernyawa. (*)
 

Reporter: Redaksi
Back to top