KALAMANTHANA, Muara Teweh – Upaya ekstra dilakukan Tim SAR Gabungan mencari keberadaan Ujianto. Tapi, pria berusia 68 tahun itu belum juga diketemukan.
Upaya ekstra itu dilakukan Tim SAR Gabungan yang terdiri dari BPBD Barito Utara, Basarnas, dengan dukungan Pemerintahan Desa Kamawen, keluarga Ujianto, dan warga setempat, dilakukan pada Sabtu 5 September 2026.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Barito Utara melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Darlog) BPBD Barito Utara, Rizali Hadi, menyebutkan pencarian tak hanya dilakukan di kawasan perkebunan dan hutan, melainkan juga menyusur area sungai.
“Tim SAR melakukan pencarian juga dengan menyisir area Sungai Barito dan Sungai Kamawen,” kata Rizali Hadi.
Tak hanya itu, Tim SAR tetap berkoordinasi dengan pihak keluarga dan masyarakat setempat untuk kian mempercepat upaya penemuan Ujianto.
Sayangnya, hingga pencarian pada hari keenam pada Sabtu 5 September 2026 sore, upaya tersebut membuahkan hasil.
Memasuki hari keenam ini, demikian Rizali Hadi, Tim SAR gabungan bersama pihak keluarga dan masyarakat setempat, melakukan operasi pencarian di sekitar wilayah Desa Kamawen, Montallat.
“Proses pencarian Ujianto dimulai pada pukul 08.00 WIB,” ujar Rizali Hadi kepada wartawan.
Proses pencarian terhadap pria berusia 68 tahun yang hilang itu, diawali dengan briefing dan penyusunan rencana pencarian lanjutan.
“Setelah itu, tim langsung bergerak dan melaksanakan penyisiran serta pemantauan pada sejumlah area yang telah ditentukan berdasarkan hasil evaluasi pencarian sebelumnya,” tambahnya.
Hanya saja, hingga batas waktu pelaksanaan pencarian, korban belum berhasil ditemukan atau hasil pencarian masih nihil. (sly)