KALAMANTHANA, Sampit – Keributan pecah di kawasan Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM), Jalan Iskandar, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Senin 7 September 2026.
Seorang pria terlibat cekcok dengan tukang parkir hingga berujung adu jotos. Situasi semakin memanas setelah pria tersebut disebut mengeluarkan sebuah obeng dan mengancam tukang parkir.
Kejadian tersebut membuat warga dan pengunjung di sekitar kawasan PPM menjadi pusat perhatian. Pasalnya, perselisihan yang awalnya hanya berupa teguran berujung pada perkelahian fisik.
Tukang parkir setempat, Andi Saputra, mengatakan, kejadian bermula saat dirinya sedang mengatur kendaraan warga yang hendak parkir di kawasan tersebut.
Saat itu, pria tersebut tiba-tiba memukul sebuah mobil yang sedang terparkir di depan Toko Kain Metro.
“Saat ada warga mau parkir, saya arahkan ke sini. Tiba-tiba dia memukul mobil yang terparkir. Saya tegur, tetapi dia malah emosi dan mengancam mengeluarkan benda tajam,” ungkap Andi.
Teguran tersebut kemudian memicu perselisihan. Keduanya terlibat adu mulut sebelum akhirnya terjadi perkelahian.
Andi menyebut, pria tersebut sempat mengeluarkan obeng berwarna hijau saat keributan berlangsung.
“Dia tadi sempat mengeluarkan obeng,” katanya.
Kondisi itu membuat situasi di sekitar PPM sempat memanas. Warga yang berada di lokasi pun dibuat khawatir lantaran perselisihan tersebut melibatkan benda yang berpotensi membahayakan.
Andi berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi. Ia meminta adanya penanganan atau penertiban terhadap pria tersebut agar tidak terus membuat keresahan di kawasan PPM.
“Kalau harapan saya, sebaiknya ditertibkan atau ditangani kalau memang memungkinkan. Jangan sampai kembali membuat warga dan orang yang bekerja di sini merasa terganggu, karena memang sudah meresahkan,” ujarnya.
Menurut Andi, tindakan yang dinilai meresahkan tersebut bukan kali pertama terjadi. Ia mengaku beberapa kali melihat pria yang sama melakukan tindakan terhadap kendaraan warga di kawasan tersebut.
Ia berharap keamanan dan ketertiban di kawasan PPM tetap terjaga sehingga masyarakat maupun pedagang dan pekerja dapat beraktivitas dengan aman.
Hingga berita ini diterbitkan, belum diketahui secara pasti identitas pria tersebut. Belum ada pula keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai tindak lanjut atas keributan tersebut. (su)