KALAMANTHANA, Palangka Raya – Sempat masuk kategori sangat tidak sehat, kini kualitas udara Kota Palangka Raya agak membaik. Statusnya dalam kondisi tidak sehat.
Status ini cukup positif, sebagaimana juga yang terjadi sehari sebelumnya. Kualitas udara Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, berada dalam status tidak sehat.
Berdasarkan pantauan di situs bmkg.go.id, pada Selasa 8 September 2026 pukul 06.58 WIB, status kualitas udara tidak sehat ini berlangsung nyaris sepanjang pagi ini.
Hanya saja, pada pukul 04.00 WIB, kualitas udara Kota Palangka Raya sempat menyentuh status sangat tidak sehat. Untungnya, satu jam kemudian kembali menjadi tidak sehat.
Dalam catatan BMKG, tingkat polusi udara Kota Palangka Raya berada pada angka 124,7 ug/m. Ukuran tersebut berada dalam kelompok kualitas udara tidak sehat.
Begitupun berdasarkan standar IQAir, kualitas udara Kota Palangka Raya saat ini dalam status tidak sehat. IQAir mencatat indeks kualitas udara (AQI) berada di angka 167 AQI/US.
Hanya saja, Stasiun Jalan Tjilik Riwut mencatat wilayah sekitarnya masih berada dalam level kualitas udara berbahaya. Di titik ini, indeks kualitas udaranya berada di angka 656 AQI/US.
Warga Palangka Raya pun diminta waspada. Sebab, ada kemungkinan pukul 12.00 WIB status kualitas udara kembali menjadi sangat tidak sehat. (*)