Nurul Anwar Soroti Pentingnya Perencanaan Transmigrasi

Penulis: Huda  •  Rabu, 09 September 2026 | 17:13:00 WIB
Anggota DPRD Barito Utara H Nurul Anwar

KALAMANTHANA, Muara Teweh – Pelaksanaan Sosialisasi Transformasi Transmigrasi Program Perencanaan Kawasan Transmigrasi Tahun 2026 yang digelar Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan UKM Kabupaten Barito Utara mendapat apresiasi dari Anggota DPRD Barito Utara, H Nurul Anwar.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Dinas Nakertranskop UKM Barito Utara, Selasa (8/9/2026), dinilai penting untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, aparatur pemerintah dan pemangku kepentingan mengenai arah kebijakan transmigrasi yang terus berkembang.

“Saya mengapresiasi kegiatan sosialisasi ini. Masyarakat perlu mendapatkan informasi yang jelas mengenai kebijakan transmigrasi, terutama terkait transformasi transmigrasi dan konsep transmigrasi lokal,” kata Nurul Anwar, Rabu (9/9/2026).

Menurutnya, pemahaman masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan program transmigrasi. Dengan informasi yang memadai, masyarakat diharapkan dapat memahami manfaat dan tujuan program sekaligus berpartisipasi dalam pengembangan kawasan.

Nurul Anwar mengatakan transmigrasi tidak hanya berkaitan dengan pemerataan persebaran penduduk, tetapi juga memiliki keterkaitan dengan pembangunan wilayah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Program transmigrasi harus kita lihat sebagai bagian dari upaya pengembangan wilayah. Tentunya harus disesuaikan dengan potensi daerah dan kebutuhan masyarakat sehingga manfaatnya benar-benar bisa dirasakan,” ujarnya.

Ia juga menekankan perencanaan kawasan transmigrasi perlu dilakukan secara matang dengan memperhatikan berbagai aspek, mulai dari infrastruktur, ketersediaan dan pemanfaatan lahan, potensi ekonomi hingga kesiapan masyarakat.

Menurutnya, koordinasi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, masyarakat dan instansi terkait perlu diperkuat agar setiap tahapan program dapat berjalan secara terarah.

“Kita berharap perencanaan kawasan transmigrasi dilakukan secara terarah dan melibatkan masyarakat. Jangan sampai hanya berbicara mengenai penempatan, tetapi juga harus dipikirkan bagaimana masyarakat nantinya dapat berkembang dan mandiri,” jelasnya.

Nurul Anwar berharap hasil sosialisasi tidak berhenti pada kegiatan tersebut, tetapi dapat diteruskan kepada masyarakat di 16 desa yang menjadi bagian dari peserta kegiatan.

Dengan penyampaian informasi secara berkelanjutan, ia berharap pemahaman masyarakat mengenai transformasi dan kebijakan transmigrasi semakin luas sehingga program dapat berjalan sesuai potensi wilayah dan kebutuhan masyarakat. (Sly).

Reporter: Huda
Back to top