Patih Herman Dorong Kepala Sekolah Tingkatkan Tata Kelola

Penulis: Huda  •  Minggu, 13 September 2026 | 17:47:00 WIB
Anggota DPRD Barito Utara, Patih Herman AB

KALAMANTHANA, Muara Teweh  - Pelaksanaan Rapat Kerja Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKKS) mendapat dukungan dan apresiasi dari Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Patih Herman AB.

Kegiatan tersebut digelar di Aula SMP Negeri 1 Muara Teweh, Sabtu (12/9/2026). Menurut Patih Herman, forum yang mempertemukan para kepala sekolah tersebut penting untuk memperkuat koordinasi dan sinergi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Barito Utara.

“Raker MKKKS ini sangat positif karena menjadi wadah bagi para kepala sekolah untuk melakukan evaluasi, bertukar pengalaman dan bersama-sama mencari solusi terhadap berbagai persoalan pendidikan di sekolah,” ujar Patih Herman AB, Minggu (13/9/2026) di Muara Teweh.

Ia mengatakan, peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya bergantung pada proses pembelajaran di dalam kelas. Kualitas tata kelola satuan pendidikan serta kemampuan kepala sekolah dalam membangun lingkungan belajar yang baik juga menjadi faktor penting.

Patih Herman turut mendukung arahan Kepala Dinas Pendidikan Barito Utara M. Iman Topik yang menekankan pentingnya penguatan mutu dan kurikulum, pendampingan terhadap guru, serta penerapan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan sekolah.

“Penguatan mutu pendidikan harus dilakukan secara menyeluruh. Guru perlu mendapat pendampingan, kepala sekolah harus mampu menjalankan manajemen dengan baik, dan penggunaan anggaran juga harus transparan serta dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.

Ia berharap hasil Raker MKKKS tidak berhenti pada pembahasan dan koordinasi. Hasil pertemuan tersebut diharapkan dapat diwujudkan melalui program dan langkah nyata di masing-masing satuan pendidikan.

Menurutnya, sinergi antara Dinas Pendidikan, kepala sekolah, guru, komite sekolah, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas.

Patih Herman menilai forum seperti MKKKS perlu terus dimanfaatkan untuk memperkuat komunikasi antarsekolah, sehingga berbagai persoalan pendidikan dapat dibahas dan dicarikan solusi secara bersama-sama. (Sly).

Reporter: Huda
Back to top