KALAMANTHANA, Muara Teweh — Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Tengah bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara terus memperkuat sinergi dalam mencegah dan memberantas penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika.
Salah satu langkah konkrit yang dilakukan yakni menggelar kegiatan Deteksi Dini dan Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika Melalui Tes Urine bagi aparatur pemerintah.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Balai Antang, Muara Teweh, Kamis (17/9/2026) ini diikuti sebanyak 1.475 orang. Peserta terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), hingga tenaga paruh waktu dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Barito Utara.
Kepala BNNP Kalimantan Tengah, Brigjen Pol Mada Roostanto, menyampaikan bahwa tes urine ini merupakan wujud kolaborasi kuat dengan Pemkab Barito Utara demi mewujudkan lingkungan kerja pemerintahan yang sehat dan berintegritas.
“Ini memang bentuk kolaborasi yang cukup kuat. Apalagi beliau (Bupati) sangat intens memperhatikan organisasinya agar sehat dan berintegritas. Salah satunya melalui koordinasi dan kolaborasi bersama BNN,” ujar Mada.
Ia menambahkan, tes urine ini merupakan bagian dari upaya pencegahan BNN melalui deteksi dini, yang juga diselingi dengan sosialisasi serta edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Barito Utara, Shalahuddin, menyampaikan apresiasi mendalam kepada BNNP Kalimantan Tengah atas dukungan dan fasilitasi kegiatan tersebut.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Barito Utara, kami mengucapkan terima kasih kepada BNNP yang telah menyelenggarakan tes urine ini,” kata Shalahuddin.
Bupati menegaskan bahwa kemajuan suatu daerah tak hanya diukur dari pembangunan fisik semata, tetapi juga memerlukan sokongan birokrasi yang kuat, berkualitas, dan berintegritas.
“Suatu daerah pasti maju bila didukung birokrasi yang hebat. Birokrasi yang hebat itu terwujud apabila ASN dan seluruh unsur di dalamnya memiliki integritas, kualitas, serta kondisi tubuh yang sehat dan bebas narkoba,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Bakesbangpol Barito Utara menambahkan bahwa deteksi dini ini penting untuk memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih dari narkoba, sekaligus meningkatkan kesadaran aparatur saat menjalankan tugas pelayanan publik.
Pelaksanaan tes urine ini dibagi ke dalam dua sesi:
Sesi I (07.00 – 09.00 WIB): Diikuti 280 pegawai Setda, 35 orang Kesbangpol, 65 orang BKPSDM, 65 orang Dinas Sosial PMD, 365 orang Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan 215 orang BPBD.
Sesi II (09.00 – 11.00 WIB): Diikuti 118 pegawai Dinas Perhubungan, 216 orang Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, serta 116 orang Satpol PP.
Melalui kegiatan terpadu ini, Pemkab Barito Utara bersama BNNP Kalteng menegaskan komitmen bersama untuk membentengi lingkungan pemerintahan dari ancaman narkotika demi mewujudkan tata kelola birokrasi yang profesional dan tepercaya. (sly)