Hadapi Karhutla, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama

Penulis: Huda  •  Jumat, 18 September 2026 | 16:09:54 WIB
Dompet Dhuafa menggelar doa bersama dan aksi kemanusiaan untuk membantu masyarakat terdampak kemarau serta karhutla di Kotawaringin Timur.

KALAMANTHANA, Sampit - Kondisi kemarau dan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) berdampak terhadap kehidupan masyarakat, terutama kualitas udara, kesehatan dan ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah terdampak.

Merespons kondisi tersebut, Dompet Dhuafa menggelar doa bersama yang dirangkaikan dengan sejumlah aksi kemanusiaan bagi masyarakat di Lapangan Pondok Pesantren Sabilal Muttaqin, Basirih Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Jumat (18/9/2026).

Kegiatan tersebut menghadirkan KH Muhammad Makki dan Ustaz Nanang Kasim. Hadir pula Puji Siswanto selaku Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Kalteng.

Ketua Pengurus Dompet Dhuafa, Ahmad Juwaini, mengatakan doa bersama menjadi bentuk ikhtiar lahir dan batin dalam menghadapi kondisi kemarau dan Karhutla.

“Sebagai bentuk usaha lahir dan batin dalam menghadapi kondisi tersebut, Dompet Dhuafa menginisiasi pelaksanaan doa bersama, sekaligus dirangkaikan dengan sejumlah aksi kemanusiaan bagi masyarakat,” ujar Ahmad Juwaini.

Ia berharap kegiatan tersebut menjadi ruang kolaborasi masyarakat, pesantren, relawan, mitra dan berbagai pihak dalam merespons dampak kemarau serta Karhutla melalui pendekatan spiritual, sosial dan kemanusiaan.

“Doa bersama ini diharapkan menjadi ruang kolaborasi antara masyarakat, pesantren, relawan, mitra, dan berbagai pihak dalam merespons kondisi kemarau dan karhutla melalui pendekatan spiritual, sosial, dan kemanusiaan,” katanya.

Selain kegiatan doa bersama, Dompet Dhuafa mengerahkan relawan dan tim DMC (Disaster Management Center) untuk membantu penanganan Karhutla.

Tim tersebut melakukan pemadaman di sejumlah titik api. Di sisi lain, tim medis memberikan penanganan kepada masyarakat terdampak asap Karhutla serta membagikan masker.

Dompet Dhuafa juga membentuk safe school sebagai upaya mengurangi dampak paparan asap di lingkungan sekolah.

Ruangan tersebut dilengkapi kipas penyedot udara atau exhaust fan, akuarium serta berbagai tanaman yang ditujukan untuk membantu mengurangi dampak asap yang sulit dihindari di lingkungan sekolah.

“Kami terus berupaya membantu masyarakat terutama dari dampak karhutla dengan menggerakkan para relawan dan tim DMC untuk melakukan pemadaman pada titik api. Di sisi lain, tim medis membantu penanganan penyintas asap karhutla, membagikan masker hingga membentuk safe school,” jelas Ahmad.

Dalam kegiatan di Basirih Hulu tersebut, Dompet Dhuafa juga menghadirkan pos medis secara gratis bagi masyarakat.

“Pada kegiatan ini kami juga menghadirkan layanan pos medis secara gratis dan pembagian masker kepada masyarakat,” pungkas Ahmad Juwaini.

Tentang Dompet Dhuafa

Dompet Dhuafa merupakan lembaga filantropi Islam yang bergerak dalam pemberdayaan kaum dhuafa melalui pendekatan budaya, welasih (filantropis) dan wirausaha sosial.

Selama lebih dari tiga dekade, Dompet Dhuafa menjalankan berbagai program pemberdayaan dan pengembangan umat melalui pilar pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial kebencanaan, dakwah dan budaya, serta CSR.

Dompet Dhuafa juga menerapkan tata kelola sesuai prinsip GCG, meliputi transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi dan kewajaran, serta menjalankan organisasi sesuai regulasi, kepatuhan syariah dan ketentuan lainnya. (*).

Reporter: Huda
Back to top