Buka Bimtek Servant Leadership, Bupati Seruyan Tekankan Kepemimpinan yang Melayani

Penulis: Redaksi  •  Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:27:28 WIB

KALAMANTHANA, Kuala Pembuang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan terus berupaya memperkuat kapasitas kepemimpinan aparatur agar semakin berintegritas, profesional, humanis, serta berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.

Langkah nyata tersebut ditunjukkan dengan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Pelatihan Servant Leadership bagi pejabat eselon III di lingkungan Pemkab Seruyan. Kegiatan yang bekerja sama dengan PT Alfa Quantum Indonesia ini dibuka langsung oleh Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, di Aula BKAD, Selasa (6/10/2026).

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa kepemimpinan bukan sekadar jabatan, kewenangan, maupun posisi dalam organisasi. Lebih dari itu, kepemimpinan adalah bentuk tanggung jawab untuk menggerakkan organisasi dan memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.

"Kepemimpinan adalah tentang tanggung jawab. Seorang pemimpin bukan hanya dituntut mampu memberikan arahan, tetapi juga harus mampu mendengarkan, memahami, memberikan teladan, membangun kepercayaan, mengembangkan potensi bawahan, dan memastikan organisasi bergerak menuju tujuan yang telah ditetapkan," tegas Ahmad Selanorwanda.

Ia menambahkan, konsep servant leadership atau kepemimpinan yang melayani sangat relevan diterapkan dalam penyelenggaraan pemerintahan. Penerapan konsep ini tidak akan mengurangi kewibawaan atau ketegasan pemimpin, melainkan menjadi sarana untuk mengoptimalkan kewenangan demi kemaslahatan publik.

Bupati juga mengingatkan bahwa seluruh kewenangan yang melekat pada aparatur pemerintahan merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan.

"Jabatan dan kewenangan adalah amanah. Setiap keputusan yang kita ambil harus berorientasi pada kepentingan masyarakat," ujarnya.

Prinsip tersebut, lanjut Bupati, sejalan dengan nilai dasar ASN BerAKHLAK, yaitu Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.

Di akhir penyampaiannya, Bupati menekankan bahwa keberhasilan seorang pemimpin tidak cukup diukur dari banyaknya rapat atau program yang disusun, melainkan dari seberapa besar manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. (sdr)
 

Reporter: Redaksi
Back to top