KALAMANTHANA, Sampit – Razia gabungan di dua tempat hiburan malam di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Sabtu (17/10/2026) dini hari, mendapati sembilan pengunjung terindikasi positif narkoba berdasarkan hasil tes urine.
Pemeriksaan berlangsung di kawasan Pal 12 Sampit dan Vino Club Hotel Aquarius Sampit, mulai pukul 00.30 WIB hingga 03.00 WIB. Petugas menyasar pengunjung untuk mengantisipasi penyalahgunaan narkotika sekaligus memeriksa kemungkinan adanya barang berbahaya di lokasi tersebut.
Dari 10 pengunjung yang menjalani tes urine di kawasan Pal 12, lima orang terindikasi positif. Empat di antaranya terindikasi positif metamfetamin, sedangkan satu orang lainnya terindikasi positif tetrahidrokanabinol (THC).
Sementara itu, di Vino Club Hotel Aquarius Sampit, empat dari 16 pengunjung yang menjalani tes urine terindikasi positif metamfetamin.
Secara keseluruhan, sembilan dari 26 pengunjung yang diperiksa terindikasi positif narkoba. Mereka kemudian dibawa ke Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kotim untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut melalui proses rehabilitasi.
Kapolres Kotim AKBP I Kadek Dwi Yoga Sidhimantra melalui Plt. Kasi Humas IPTU Edi Walujo mengatakan, razia tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian bersama instansi terkait untuk mencegah penyalahgunaan narkotika di tempat hiburan malam.
“Pemeriksaan dilakukan untuk mengantisipasi penyalahgunaan narkotika sekaligus memastikan tidak ada barang berbahaya yang dibawa pengunjung ke lokasi hiburan malam,” ujar Edi.
Sebanyak 48 personel gabungan diterjunkan dalam kegiatan tersebut. Mereka berasal dari Satresnarkoba, Intelkam, Samapta, Propam Polres Kotim, BNK Kotim, serta Polisi Militer.
Petugas memeriksa identitas dan barang bawaan pengunjung, kemudian melakukan tes urine secara acak. Pemeriksaan berlangsung hingga pukul 03.00 WIB dan dilaporkan berjalan aman serta kondusif.
Edi menegaskan, keterlibatan berbagai instansi dalam razia tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk menekan penyalahgunaan narkotika dan menjaga keamanan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba dapat terus diperkuat, sehingga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kotim tetap terjaga,” katanya. (su)