Ketua DPRD Palangka Raya, Subandi Minta OPD Genjot PAD dan Belanja Daerah

Penulis: Huda  •  Senin, 05 Oktober 2026 | 19:10:00 WIB
Ketua DPRD Palangka Raya, Subandi

KALAMANTHANA, Palangka Raya  - Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Subandi, meminta Pemerintah Kota Palangka Raya mempercepat realisasi pendapatan dan belanja daerah menyusul capaian anggaran yang dinilai masih rendah menjelang akhir tahun 2026.

Hal tersebut disampaikannya usai Rapat Paripurna ke-7 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026/2027 dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi terhadap pidato pengantar Wali Kota Palangka Raya mengenai Rancangan APBD Tahun Anggaran 2027, Senin (5/10/2026).

Subandi mengatakan, seluruh fraksi DPRD turut menyoroti realisasi pendapatan dan belanja daerah yang perlu ditingkatkan pada sisa waktu tahun anggaran berjalan.

“Nah, termasuk saran dan masukan semua fraksi menyangkut realisasi pendapatan maupun belanja yang masih rendah. Tentu kita mendorong kepada Pemerintah Kota Palangka Raya segera melakukan langkah-langkah konkret untuk melakukan percepatan, baik itu pendapatan secara umum maupun pendapatan asli daerah dan belanja,” ujarnya.

Menurut Subandi, percepatan realisasi anggaran penting dilakukan agar target yang telah ditetapkan dalam APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026 dapat tercapai secara optimal hingga akhir tahun.

Meski demikian, ia menilai masih ada peluang bagi Pemerintah Kota Palangka Raya untuk meningkatkan realisasi anggaran secara signifikan pada triwulan terakhir. Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, realisasi APBD disebut dapat melampaui 95 persen menjelang penutupan tahun anggaran.

“Rata-rata tahun-tahun terdahulu itu persentasenya 95 persen lewat, hampir 100 persen,” katanya.

Karena itu, Subandi meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) segera mempercepat pelaksanaan program dan kegiatan yang telah direncanakan. Upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga perlu dioptimalkan agar target pendapatan dapat tercapai.

“Berarti yang perlu mendapat perhatian adalah segera melakukan pelaksanaan dan realisasi, baik itu pencarian PAD maupun belanjanya,” tegasnya.

Ia berharap, hingga akhir Desember 2026, realisasi pendapatan dan belanja daerah dapat mencapai hasil maksimal sesuai target APBD Perubahan. Dengan demikian, anggaran yang telah direncanakan dapat memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat. (Mit).

Reporter: Huda
Back to top