Berada di Zona Hitam, Samarinda Jadi Kota dengan Kualitas Udara Terburuk di Indonesia

Penulis: Redaksi  •  Jumat, 30 Oktober 2026 | 07:20:06 WIB

KALAMANTHANA, Palangka Raya – Sanarinda kini menjadi kota dengan kualitas udara terburuk di Indonesia. Levelnya berada pada status berbahaya.

Terpantau dari laman bmkg.go.id pada Jumat 30 Oktober 2026 pagi pukul 07.11 WIB, kualitas udara Kota Samarinda di Kalimantan Timur, kini menjadi satu-satunya kota di Indonesia dengan status berbahaya.

Saat ini, level konsentrasi partikulat (PM2,5) Kota Samarinda berada di angka 504,6 ug/m. Angka tersebut berada dalam status berbahaya.

Sejak pergantian hari, kualitas udara Kota Samarinda naik-turun. Di pergantian hari, levelnya masih tidak sehat. Lalu, menjadi sangat tidak sehat pada pukul 02.00 Wita dan menjadi berbahaya satu jam kemudian.

Sementara itu, Palangka Raya, kota di Kalimantan Tengah yang selama ini menjadi kota dengan udara yang buruk, hari ini cukup membaik.

Kualitas udara Kota Palangka Raya berada pada status tidak sehat. Konsentrasi partikulatnya pun di kisaran 68,2 ug/m.

Adapun Kota Banjarbaru, pusat pemerintahan Kalimantan Selatan, bahkan berada dalam kondisi kualitas sedang dengan PM2.5 di angka 36,7 ug/m.

Kualitas udara kota di Kalimantan

Berbahaya

Samarinda (Kalimantan Timur) 504,6 ug/m

Tidak sehat

Palangka Raya (Kalimantan Tengah) 68,2

Sedang

Banjarbaru (Kalimantan Selatan) 36,7

Sintang (Kalimantan Barat) 25,3

Kubu Raya (Kalimantan Barat) 23,1

Kotabaru (Kalimantan Selatan)  21,7

Reporter: Redaksi
Back to top