KALAMANTHANA, Sampit – Penataan akses lalu lintas di kawasan Bandara H Asan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, mulai diikuti dengan pembenahan infrastruktur jalan di sekitarnya.
Jalan Jaksa Agung yang sebelumnya masih memiliki bagian belum beraspal kini mulai diperbaiki melalui pekerjaan pengaspalan.
Perbaikan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas akses masyarakat, terutama setelah adanya penutupan akses jalan di area runway bandara.
Perubahan jalur lalu lintas di kawasan tersebut membuat kondisi jalan yang menjadi akses masyarakat perlu mendapat perhatian agar mobilitas tetap berjalan dengan baik.
Pengaspalan Jalan Jaksa Agung mulai dilaksanakan pada Senin 2 November 2026. Pekerjaan menyasar bagian jalan yang sebelumnya belum memiliki lapisan aspal sehingga diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan kelancaran kendaraan yang melintas.
Bupati Kotawarinin Timur Halikinnor meninjau langsung proses pengerjaan tersebut. Peninjauan dilakukan untuk melihat kondisi pekerjaan di lapangan sekaligus memastikan pelaksanaannya berjalan sesuai rencana.
Menurutnya, peningkatan kualitas jalan menjadi hal penting agar masyarakat dapat menikmati akses yang lebih baik. Terlebih, keberadaan jalan yang layak sangat dibutuhkan untuk menunjang aktivitas warga di tengah penyesuaian akses di sekitar kawasan bandara.
Selama proses pengaspalan berlangsung, arus kendaraan tetap diupayakan berjalan dengan pengaturan menggunakan satu sisi jalur secara bergantian. Skema tersebut diterapkan agar pekerjaan dapat dilaksanakan tanpa harus menutup seluruh akses jalan.
Namun, kondisi itu membuat ruang gerak kendaraan menjadi terbatas. Pengendara yang melintas perlu menyesuaikan kecepatan dan memperhatikan kendaraan dari arah berlawanan, terutama ketika alat dan pekerja sedang beraktivitas di lokasi pengaspalan.
Halikinnor pun meminta masyarakat untuk bersabar selama proses perbaikan berlangsung.
Dia memahami pekerjaan tersebut berpotensi menimbulkan ketidaknyamanan bagi pengguna jalan, tetapi pengaturan sementara diperlukan agar peningkatan infrastruktur dapat diselesaikan dengan baik.
"Mohon masyarakat bersabar dan memaklumi sementara waktu. Jalan ini kita aspal supaya lebih mulus dan nyaman dilalui. Memang perjalanan sedikit terganggu karena pengerjaan menggunakan sebelah jalur terlebih dahulu," ujarnya.
Pemerintah daerah memperkirakan pekerjaan pengaspalan dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 10 hari. Target tersebut diharapkan bisa tercapai sehingga masyarakat tidak perlu terlalu lama menghadapi pembatasan arus kendaraan selama proses pengerjaan.
Penyelesaian pekerjaan juga menjadi penting untuk memastikan akses di sekitar kawasan Bandara H Asan semakin memadai. Jalan yang sebelumnya belum beraspal diharapkan memiliki permukaan lebih baik sehingga kendaraan dapat melintas dengan lebih nyaman.
Selain mendukung mobilitas masyarakat, perbaikan jalan juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi dan kegiatan sehari-hari warga. Akses yang baik menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang kelancaran pergerakan orang maupun barang.
Masyarakat yang melintas di kawasan tersebut diimbau tetap mengutamakan keselamatan selama pekerjaan berlangsung. Pengendara diminta mematuhi pengaturan arus lalu lintas, mengurangi kecepatan, serta memberikan ruang bagi pekerja agar proses pengaspalan berjalan aman dan lancar.
Dengan dimulainya pengaspalan ini, Jalan Jaksa Agung diharapkan segera memiliki kondisi yang lebih baik. Pemerintah menargetkan dalam waktu sekitar 10 hari pekerjaan selesai sehingga masyarakat dapat kembali menikmati akses jalan yang lebih mulus dan nyaman di kawasan Bandara H Asan Sampit. (su)