KALAMANTHANA, Jakarta – Jarang-jarang terjadi, ada tiga jenderal bintang empat aktif di Polri. Tapi, itulah yang terjadi saat ini.
Pergantian yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto untuk posisi Kapolri pada 1 Oktober 2026 lalu, membuat Polri kini memiliki tiga jenderal aktif.
Pergantian itu dilakukan dengan menunjuk Jenderal Suyudi Ario Seto menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Suyudi yang saat itu berpangkat Komjen, dengan begitu naik bintang empat menjadi jenderal penuh.
Adapun Listyo Sigit Prabowo, meski sudah diberhentikan jadi Kapolri, dia belum pensiun. Pria yang kemudian ditempatkan sebagai Kepala Staf Presiden (KSP) itu belum pensiun.
Adapun Komjen (kala itu) Deddy Prasety yang menjadi Wakapolri, juga digeser. Dia didapuk memimpin lembaga baru di pemerintahan Prabowo dan dinaikkan jadi bintang empat.
Berikut ptofil tiga jenderal bintang empat aktif di Polri
1.Jenderal Suyudi Ario Seto
Saat ini, Suyudi menjabat sebagai Kapolri setelah ditunjuk menggantikan Listyo Sigit Prabowo.
Suyudi dilantik Presiden Prabowo sebagai Kapolri pada 1 Oktober 2026. Sehari sebelumnya, DPR menyetujui penunjukkan mantan Kepala BNN ini sebagai Kapolri yang baru.
Sebagai polisi, sepanjang kariernya di Korps Bhayangkara, Suyudi dikenal sebagai perwira tangguh di bidang reserse. Dia memiliki rekam jejak panjang dalam pemberantasan narkoba skala masif.
Kemampuan itu pula yang membuatnya dipercaya memimpin BNN. Suyudi mampu menangkap buronan internasional.
Sebelum itu, dia juga sempat menjadi Kapolda Banten, sebagaimana juga Listyo Sigit.
Sebagai Kapolri, Suyudi bergerak cepat. Dia menggelorakan polisi yang bersahabat dengan masyarakat. Tak hanya itu, dia langsung melakukan perubahan personal di posisi-posisi penting kepolisian.
2.Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Menjadi Kapolri terlama sepanjang sejarah, Listyo Sigit Prabowo menyudahi kepemimpinannya di Mabes Polri pada 1 Oktober 2026. Dia digantikan Suyudi.
Di hari pemberhentian sebagai Kapolri, Listyo Sigit juga langsung didapuk sebagai Kepala Staf Presiden (KSP). Dia menggantikan Muhammad Qodari.
Lahir di Ambon pada 5 Mei 1969, Listyo merupakan lulusan Akpol 1991. Karier kepolisiannya menanjak setelah mengawali jabatannya sebagai Kapolresta Surakarta, saat Joko Widodo masih jadi Wali Kota Solo.
Begitu Joko Widodo naik jadi Presiden, karier Listyo Sigit kian moncer. Dia didapuk jadi Kapolda Banten dan pada ujungnya dilantik sebagai Kapolri pada Januari 2021.
Penunjukan Listyo sebagai Kapolri cukup mengejutkan. Pasalnya, dia melewati jenderal dengan masa tugas yang lebih lama.
Dengan usia relatif muda, Listyo menjadi Kapolri sampai akhir masa jabatan Jokowi sebagai presiden berakhir dan bahkan diterpatahankan Prabowo di awal kepemimpinannya sebelum digantikan Suyudi.
Meski diberhentikan jadi Kapolri, dia bertugas di luar struktur Mabes Polri. Prabowo mempercayakannya memimpin Kantor Sekretaris Presiden (KSP).
3.Jenderal Dedi Prasetyo
Dedi Prasetyo memperoleh kenaikan pangkat kehormatan menjadi jenderal bintang empat seiring penunjukannya oleh Presiden sebagai Kepala Badan Reforma Agraria Nasional (BRAN).
Sebelum itu, Dedi Prasetyo adalah Wakil Kapolri di bawah Listyo Sigit, dengan pangkat Komjen.
Dedi adalah polisi yang tak hanya asyik dengan tugas kepolisian, tapi juga dengan dunianya. Dia aktif menyelami dunia pendidikan dan kemudian rajin menulis buku.
Perjalanan karier Dedi terhitung panjang. Dia pernah jadi Wakapolda Kalimantan Tengah dan kemudian jadi Kapolda Kalimantan Tengah setelah bertugas di Divisi Humas Mabes Polri.
Dedi terhitung akrab dengan wartawan. Maklum, selepas dari Kapolda Kalteng, dia sempat memimpin Divisi Humas Polri. (*)