Profil Asep Safrudin, Dua Kali Jadi Anak Buah Listyo Sebelum Umumkan Mantan Kapolri Jadi Tersangka

Penulis: Redaksi  •  Selasa, 03 November 2026 | 22:02:00 WIB

KALAMANTHANA, Jakarta – Baru sebulan jadi Kabareskrim, Komjen Asep Safrudin menghadapi tugas tak ringan. Mengumumkan status tersangka untuk mantas bosnya, Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Listyo Sigit Prabowo yang kini menjabat Kepala Staf Kepresidenan (KSP) sudah resmi ditetapkan sebagai tersangka. Dia diduga melakukan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto.

Penetapan Listyo Sigit Prabowo itu diumumkan Kabareskrim Polri, Komjen Asep Safrudin di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa 3 November 2026 malam.

Penampilan Asep Safrudin cukup menyita perhatian. Dia dengan tenang dan taktis mengumumkan penetapan tersangka untuk Listyo Sigit Prabowo dan dua perwira berintang lainnya, Irjen Ahrie Sonta Nasution dan Irjen Eko Hadi Santoso.

Siapakah Asep Safrudin? Sebelum menjabat Kabareskrim Polri saat ini, dia meniti karier secara bertahap. Dia mengawalinya dari bawah.

Asep adalah polisi yang lahir di Bogor, Jawa Barat, 57 tahun lalu. Dia merupakan lulusan Akpol angkatan 1993.

Besan mantan Kapolri Sutarman ini memiliki rekam jejak panjang di bidang reserse. Keahlian khususnya adalah dalam penanganan narkotika dan kejabatan siber.

Dalam perjalanannya, Asep Safrudin mengawali jabatannya sebagai Kasat III Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya pada 2010. Setahun kemudian, dia menjadi Kapolres KP3 Tanjung Priok.

Kariernya terus menjulang dan dipercaya menjadi Kapolres Bogor pada 2012. Dua tahun di Cibinong, dia didapuk sebagai Wakapolres Metro Jakarta Barat dan berlanjut menjadi Kapolresta Barelang.

Tak lama Asep bertugas di Batam. Dia kemudian menjadi Direktur Reserse Narkoba Polda Banten pada tahun 2016.

Di Banten ini pula dia bersentuhan langsung untuk pertama kalinya dengan Listyo Sigit Prabowo. Sebab, saat dia jadi Direktur Reserse Narkoba, Kapolda Banten saat itu adalah Listyo Sigit Prabowo.

Sempat kembali ke Mabes Polri, Asep kemudian dipercaya menjadi Wakapolda Kalimantan Barat dan Kepulauan Riau. Jabatan Kapolda akhirnya dia raih setelah dipercaya menjadi Kapolda Kepulauan Riau pada 2025.

Oktober 2026 lalu, Kapolri yang baru, Jenderal Suyudi Ario Seto memanggilnya ke Jakarta. Dia didapuk menjadi Kabareskrim, jabatan bintang tiga.

Dan, salah satu tugas awal di bulan-bulan pertamanya, adalah mengumumkan penetapan tersangka untuk Listyo Sigit Prabowo, pimpinannya saat bertugas di Polda Banten dan Mabes Polri. (*)
 

Reporter: Redaksi
Back to top